Beranda / Pemerintahan / Disperkim Kabupaten Sukabumi Dampingi Monitoring Wabup di Lokasi Relokasi Cikadu

Disperkim Kabupaten Sukabumi Dampingi Monitoring Wabup di Lokasi Relokasi Cikadu

CORONGSUKABUMI.com – Upaya percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), pemantauan langsung dilakukan bersama Wakil Bupati Sukabumi di lokasi relokasi Desa Cikadu guna memastikan kesiapan lahan sebelum pembangunan dimulai.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati meninjau proses pekerjaan cut and fill yang saat ini tengah berlangsung. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kontur tanah, progres perataan lahan, serta memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan teknis.

Baca Juga :  Dampingi Kunker Komisi VIII DPR RI Tinjau Program SRMP di Sukabumi, Wabup Dorong Sinergi Lintas Sektor

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa tahapan cut and fill merupakan fondasi utama sebelum pembangunan rumah dilaksanakan.

β€œPekerjaan cut and fill menjadi bagian penting dalam penataan lahan agar sesuai dengan perencanaan teknis dan aman untuk hunian,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sistem pengerjaan dilakukan secara bertahap per blok agar proses pembangunan rumah bisa segera dimulai tanpa harus menunggu seluruh lahan selesai diratakan. Dengan metode tersebut, pembangunan diharapkan berjalan lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :  Revalidasi CPUGGp oleh UNESCO, Dispar: Akselerasi Persiapan dalam 5 Hari

Sebanyak 100 kepala keluarga penyintas bencana pergerakan tanah tahun 2024 akan direlokasi ke kawasan tersebut. Pemerintah daerah menargetkan proses perataan lahan rampung dalam waktu kurang lebih tiga minggu.

β€œBegitu satu blok siap, langsung kita mulai pembangunan rumah. Tidak menunggu seluruh lahan selesai. Prinsipnya, begitu tanah siap, pembangunan langsung berjalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Potensi Hujan Terjadi di Sejumlah Wilayah, Prakiraan Cuaca Jabar 5 Desember 2025

Monitoring ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap tahapan relokasi berjalan sesuai standar keselamatan dan kualitas konstruksi. Dengan kesiapan lahan yang matang, pembangunan hunian tetap diharapkan dapat segera terealisasi sehingga warga terdampak bisa menempati tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!