Beranda / Lifestyle / Apa Itu Anxiety? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Menguranginya

Apa Itu Anxiety? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Menguranginya

CORONGSUKABUMI.com – Perasaan cemas sebenarnya merupakan hal yang normal dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang merasa khawatir sebelum ujian, wawancara kerja, berbicara di depan umum, atau menghadapi situasi penting lainnya.

Namun, ketika rasa cemas muncul terlalu sering, berlangsung dalam waktu lama, dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut bisa menjadi tanda gangguan kecemasan atau anxiety disorder.

Dilansir dari World Health Organization (WHO), gangguan kecemasan termasuk salah satu masalah kesehatan mental yang paling umum terjadi di berbagai negara. Kondisi ini dapat memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan sesuatu, hingga berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Lalu, bagaimana cara mengenali seseorang yang mengalami anxiety dan apa yang bisa dilakukan untuk membantu menguranginya?

Tidak Selalu Terlihat dari Luar

Salah satu hal yang perlu dipahami adalah seseorang yang mengalami anxiety tidak selalu terlihat panik atau ketakutan.

Banyak orang dengan gangguan kecemasan tetap menjalani aktivitas seperti biasa, bekerja, bersekolah, bahkan terlihat ceria di hadapan orang lain. Namun di balik itu, mereka bisa terus-menerus memikirkan berbagai kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi.

Baca Juga :  Kenapa Banyak Orang Merasa Bingung Saat Mulai Dewasa? Ini Penyebabnya

Karena itu, anxiety sering kali tidak mudah dikenali hanya dari penampilan seseorang.

Tanda-Tanda yang Sering Muncul

Meski gejalanya dapat berbeda pada setiap orang, ada beberapa tanda yang cukup umum ditemukan pada seseorang yang mengalami anxiety.

Di antaranya:

– Terlalu sering merasa khawatir.
– Sulit mengendalikan rasa cemas.
– Sulit berkonsentrasi.
– Mudah gelisah atau merasa tegang.
– Jantung berdebar tanpa sebab yang jelas.
– Sulit tidur atau sering terbangun di malam hari.
– Mudah lelah.
– Sering memikirkan kemungkinan terburuk.

Pada beberapa kasus, kecemasan juga dapat memunculkan keluhan fisik seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, sesak napas, atau keringat berlebih.

Mengapa Anxiety Bisa Terjadi?

Penyebab anxiety tidak selalu sama pada setiap orang.

Beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan antara lain:

– Tekanan pekerjaan atau pendidikan.
– Masalah keluarga atau hubungan sosial.
– Pengalaman traumatis.
– Stres berkepanjangan.
– Riwayat gangguan kesehatan mental dalam keluarga.
– Kondisi kesehatan tertentu.

Baca Juga :  Tips Memilih Makanan yang Aman bagi Penderita Diabetes

Biasanya anxiety muncul karena kombinasi berbagai faktor, bukan hanya satu penyebab tunggal.

Cara Mengurangi Anxiety

Meski tidak bisa hilang secara instan, ada sejumlah langkah yang dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan.

1. Mengatur Pola Napas

Saat cemas, tubuh sering merespons dengan napas yang lebih cepat dan dangkal.

Karena itu, mengambil napas perlahan dan teratur dapat membantu tubuh menjadi lebih tenang.

Teknik sederhana seperti menarik napas dalam melalui hidung, menahannya beberapa detik, lalu menghembuskannya secara perlahan sering digunakan untuk membantu mengurangi ketegangan.

2. Batasi Paparan Informasi yang Membuat Stres

Di era media sosial, banyak orang tanpa sadar terus-menerus mengonsumsi informasi yang memicu kecemasan.

Jika merasa semakin tertekan setelah membaca berita atau media sosial tertentu, tidak ada salahnya membatasi paparan dan memberikan waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat dari arus informasi.

3. Tetap Aktif Bergerak

Berolahraga secara teratur diketahui dapat membantu tubuh melepaskan hormon yang berperan dalam memperbaiki suasana hati.

Baca Juga :  Tak Selalu Manis, Makanan Sehari-hari Ini Bisa Picu Kenaikan Gula Darah

Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga ringan beberapa kali dalam seminggu dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.

4. Jaga Kualitas Tidur

Kurang tidur sering membuat gejala anxiety terasa lebih berat.

Karena itu, menjaga jadwal tidur yang teratur dan mengurangi kebiasaan begadang dapat membantu tubuh serta pikiran bekerja lebih baik dalam menghadapi tekanan sehari-hari.

5. Bercerita kepada Orang Terpercaya

Memendam semua pikiran sendirian sering kali membuat kecemasan terasa semakin besar.

Berbicara dengan teman, keluarga, atau orang yang dipercaya dapat membantu seseorang merasa lebih didengar dan tidak menghadapi masalahnya seorang diri.

Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional?

Jika rasa cemas mulai mengganggu pekerjaan, sekolah, hubungan sosial, atau aktivitas sehari-hari, bantuan profesional sebaiknya dipertimbangkan.

Psikolog dan psikiater dapat membantu mengevaluasi kondisi yang dialami serta memberikan penanganan yang sesuai.

Mencari bantuan bukan tanda kelemahan, melainkan langkah untuk menjaga kesehatan mental sebagaimana seseorang memeriksakan diri ketika mengalami gangguan kesehatan fisik.

sumber: berbagai sumber

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru