CORONGSUKABUMI.com — Hujan deras yang terjadi secara terus-menerus menyebabkan atap ruang kelas Madrasah Diniyah Takmilyah Awaliyah (MDTA) Riyaazdul Wildan di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, ambruk. Akibat kejadian tersebut, kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan ke mushola.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Babakan RT 04/003, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung. Informasi tersebut disampaikan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, Ahmad.
“Yang ambruk hanya bagian atapnya. Di bangunan itu ada dua ruang kelas, satu ruangan masih aman, sementara satu ruangan lainnya ambruk akibat cuaca ekstrem berupa hujan yang turun terus-menerus,” ujar Ahmad.
Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut karena peristiwa terjadi di luar jam kegiatan belajar mengajar. Meski begitu, kondisi bangunan dinilai tidak aman untuk digunakan sementara waktu.
“Untuk sementara bangunan dikosongkan karena ruangan yang lain juga berpotensi terdampak. Kegiatan pembelajaran dialihkan dulu ke mushola, sesuai informasi dari kepala MDTA,” jelasnya.
Selain faktor cuaca ekstrem, Ahmad menyebut kondisi material bangunan yang sudah lama turut mempengaruhi ambruknya atap ruang kelas tersebut. Bangunan MDTA Riyaazdul Wildan diketahui telah berdiri sejak tahun 2014.
“Bangunannya memang sudah cukup lama dan materialnya mulai lapuk,” pungkasnya.
Sumber Jubirtvnews.com: Atap MDTA di Nyalindung Sukabumi Ambruk Diterjang Cuaca Ekstrem, Belajar Dialihkan ke Mushola

