CORONGSUKABUMI.com – Insiden nyaris merenggut nyawa terjadi di tengah padatnya kunjungan wisatawan saat libur Lebaran di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi. Dua bocah dilaporkan hampir tenggelam setelah terseret ombak di Pantai Kebon Kalapa, Kecamatan Cisolok, Minggu (22/3/2026).
Kedua korban diketahui bernama Rega Maulana (10) dan Lutfi Fahri Arifin (10). Mereka sempat terseret arus laut saat bermain air di bibir pantai sekitar pukul 14.18 WIB.
Peristiwa bermula ketika kedua anak tersebut berenang tanpa pengawasan langsung dari orang tuanya. Saat itu, orang tua korban diketahui tengah meninggalkan lokasi sejenak untuk membeli kopi di sekitar kawasan pantai.
Kapolsek Cisolok, AKP Bayu Saeful Bahari, menjelaskan bahwa kondisi berubah cepat ketika ombak besar datang dan menyeret korban menjauh dari garis pantai.
“Hanya ditinggal sebentar untuk membeli kopi. Namun, saat orang tuanya kembali ke pinggir pantai, kedua korban sudah tidak ada di posisi awal dan terlihat sudah terseret arus ke tengah laut,” ujar AKP Bayu.
Kejadian tersebut sempat memicu kepanikan di antara pengunjung yang memadati lokasi wisata. Beruntung, petugas gabungan yang terdiri dari lifeguard Balawista dan anggota kepolisian yang berjaga di lokasi sigap melakukan penyelamatan.
Petugas langsung menerjang ombak untuk menjangkau korban. Setelah upaya penyelamatan, kedua bocah berhasil dievakuasi ke daratan dalam kondisi lemas akibat kelelahan setelah berjuang melawan arus.
Selanjutnya, korban segera dibawa ke Puskesmas Cisolok oleh anggota BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat guna mendapatkan penanganan medis.
Pasca kejadian tersebut, aparat kembali mengingatkan para wisatawan, khususnya orang tua, untuk tidak lengah dalam mengawasi anak-anak saat berada di kawasan pantai. Kondisi ombak di pesisir selatan Sukabumi yang cenderung tinggi dan berubah-ubah dinilai sangat berisiko, terlebih di tengah meningkatnya jumlah pengunjung selama libur Lebaran.
Sumber Jubirtvnews.com: Ditinggal Beli Kopi, 2 Bocah Nyaris Tenggelam di Pantai Kebon Kalapa Cisolok Sukabumi

