CORONGSUKABUMI.com โ Persoalan jaminan kesehatan dan kebutuhan infrastruktur dasar menjadi perhatian masyarakat dalam kegiatan Reses Ketiga Tahun 2026 anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Mansurudin. Dalam pertemuan di tiga lokasi berbeda, warga menyampaikan keluhan mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang nonaktif hingga kebutuhan perbaikan jalan, sekolah, dan sarana air bersih.
Reses anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PAN Daerah Pemilihan (Dapil) I tersebut berlangsung selama tiga hari, 26โ28 Oktober 2026, dengan menyasar wilayah Kecamatan Warungkiara dan Palabuhanratu.
Kegiatan dimulai di Kampung Lalay, Kecamatan Warungkiara, pada hari pertama. Selanjutnya, Mansurudin menemui masyarakat di Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, pada hari kedua, sebelum menutup rangkaian reses di Kampung Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, pada hari ketiga.
Dalam setiap pertemuan, persoalan BPJS PBI nonaktif menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat. Warga berharap ada tindak lanjut agar kepesertaan bantuan tersebut dapat kembali memberikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
โKami berharap BPJS PBI yang sudah nonaktif bisa segera ditangani. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan ketika membutuhkan pengobatan,โ ungkap salah seorang warga.
Selain jaminan kesehatan, masyarakat turut menyampaikan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang dinilai berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari.
Usulan tersebut meliputi perbaikan jalan lingkungan, pembangunan dan perbaikan bangunan sekolah, serta penyediaan sarana air bersih (SAB).
Berbagai aspirasi itu menggambarkan kebutuhan warga terhadap layanan dasar yang memadai, mulai dari akses kesehatan dan pendidikan hingga infrastruktur pendukung kehidupan masyarakat.
Menanggapi masukan tersebut, Mansurudin mengatakan reses menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menghimpun usulan pembangunan di daerah pemilihannya.
โAspirasi masyarakat ini menjadi catatan penting bagi kami. Persoalan BPJS PBI nonaktif maupun kebutuhan infrastruktur, seperti jalan, bangunan sekolah, dan sarana air bersih, akan kami tampung untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku,โ ujar Mansurudin.
Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi itu menambahkan, aspirasi yang terkumpul akan menjadi bahan pembahasan dan pengawalan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai kebutuhan masyarakat perlu menjadi perhatian agar dapat ditindaklanjuti berdasarkan skala prioritas dan kewenangan yang berlaku.
Melalui kegiatan reses tersebut, Mansurudin berharap usulan warga dari Kecamatan Warungkiara dan Palabuhanratu dapat memperoleh perhatian pemerintah daerah sehingga kebutuhan pelayanan dasar dan pembangunan infrastruktur bisa ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.
Reses tidak hanya menjadi agenda rutin anggota legislatif, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan kebutuhan secara langsung kepada wakil rakyat.

