CORONGSUKABUMI.com – Ribuan siswa madrasah tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Sukabumi mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) 2026. Sebanyak 1.344 peserta ambil bagian dalam kompetisi tersebut, yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan sportivitas.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan pentingnya menjadikan kompetisi sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Pesan itu disampaikannya saat membuka AKSIOMA tingkat Kabupaten Sukabumi di Pondok Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Kamis (15/10/2026).
Menurut bupati yang akrab disapa Asjap itu, ajang kompetisi seni dan olahraga madrasah harus dimanfaatkan peserta didik untuk mengembangkan bakat sekaligus belajar menghadapi persaingan secara sehat.
“Kepada anak-anakku, saya berpesan agar menunjukan kemampuan dan bakat terbaik kalian. Namun tetap harus menjunjung tinggi nilai sportivitas serta kejujuran,” katanya.
AKSIOMA Kabupaten Sukabumi 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 15β16 Oktober 2026. Dalam kegiatan ini, para peserta mengikuti perlombaan yang terbagi dalam sembilan cabang seni dan olahraga.
Cabang yang dipertandingkan meliputi hadroh, solo vokal, pidato bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Arab. Sementara di bidang olahraga, peserta berkompetisi dalam badminton, tenis meja, voli, futsal, serta mini soccer.
Asjap menilai, keberhasilan dalam kompetisi tidak semata-mata ditentukan oleh kemenangan. Proses latihan, pengalaman bertanding, serta kesempatan membangun hubungan dan mempererat silaturahmi antarsiswa juga menjadi bagian penting yang perlu dihargai.
“Kalah menang dalam kompetisi adalah hal biasa, terpenting jadikan semua ini sebagai proses belajar ajang mempererat silaturahmi,” ujar Asjap.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, Bupati Sukabumi juga mengingatkan para juri dan wasit agar menjalankan tugas secara profesional. Ia meminta seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif sehingga hasil kompetisi benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.
Hal itu dinilai penting karena para pemenang berpeluang menjadi perwakilan Kabupaten Sukabumi pada ajang AKSIOMA tingkat Jawa Barat hingga nasional.
“Berikan penilaian secara objektif. Sehingga mampu melahirkan perwakilan terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Ia berharap AKSIOMA tidak hanya menghasilkan siswa berprestasi di bidang seni dan olahraga, tetapi juga melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu membawa nama baik daerah.
Asjap pun mengajak seluruh pihak mendukung pembinaan peserta didik melalui kegiatan positif yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sukabumi.
“Melalui kompetisi ini, mari kita wujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah),” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, H. Deddy Wijaya, mengatakan AKSIOMA merupakan bagian dari upaya pembinaan siswa madrasah secara menyeluruh. Pembinaan tersebut mencakup penguatan iman dan takwa, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peningkatan kemampuan di bidang seni dan olahraga.
Menurutnya, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengasah kreativitas, mengenali potensi diri, dan memperluas pergaulan dengan peserta dari madrasah lain.
“Jadi bukan sekadar mencari juara, namun ajak silaturahmi dan sarana untuk mengembangkan potensi, bakat serta minat dan kreativitas siswa,” pungkasnya.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Ribuan Siswa MTs Ikuti AKSIOMA 2026, Bupati Sukabumi Titip Pesan Ini









