Corong Sukabumi

Cerita Warga Palabuhanratu Kala Pohon Mahoni Tumbang Timpa Rumahnya Saat Hujan Deras

Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon mahoni tumbang timpa jalan dan rumah warga di Palabuhanratu Sukabumi. | Foto: Jubirtvnews

JUBIRTVNEWS.COM – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon mahoni tua tumbang di Kampung Cirawa, Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat siang (23/5/2025).

Selain batangnya sempat menutup akses jalan utama Palabuhanratu-Cibadak, dahan dan ranting pohon berukuran besar itu juga menimpa rumah sederhana milik seorang warga, Nelly (44 tahun), hingga menyebabkan kerusakan pada bagian atap.

Pantauan jubirtvnews.com, reruntuhan atap, cabang pohon hingga dedaunan memenuhi lantai teras rumah dan kamar. Akses keluar-masuk juga terganggu oleh dahan dan ranting pohon yang melintang tertahan kabel optik di tengah halaman.

Nelly menceritakan, saat kejadian ia sedang berada di dalam rumah bersama dua anaknya.

“Karena hujan, nggak kedengeran. Tiba-tiba aja ‘bruk’, atap nimpah kita. Saya sama anak-anak lagi tiduran. Kejadiannya pas pulang Jumatan,” ujar Nelly saat ditemui di lokasi.

Warga saat membantu mengevakuasi dahan dan ranting pohon mahoni yang merusak rumah Nelly. | Foto: Jubirtvnews

Rumah berukuran 4×7 meter persegi itu, menurut Nelly, atapnya menggunakan material fiber harplek sehingga tidak kuat menahan beban dahan pohon dan langsung ambruk.

Akibat kejadian tersebut, salah satu anaknya mengalami nyeri di bagian pundak akibat tertimpa reruntuhan atap.

“Alhamdulillah nggak luka serius. Cuma satu anak kayak salah urat, ketiban atap. Kalau di kampung mah disebut ‘misalah’,” katanya.

Nelly menambahkan, pohon mahoni yang berada di seberang rumahnya tersebut sebenarnya sudah tampak rapuh dan miring sejak beberapa hari lalu.

“Emang dari kemarin udah kelihatan berpotensi tumbang. Cuma gimana, saya mah orang kecil, laporan juga nggak didengerin. Desa udah koordinasi sih, tapi urusan penebangan pohon kan susah,” keluhnya.

Kerusakan rumah membuat Nelly bersama anak-anaknya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Saat kejadian, suaminya sedang bekerja sebagai buruh bangunan di luar kota.

“Tadi juga suami saya langsung pulang setelah dikasih tahu kejadian ini. Yang penting anak-anak selamat. Soal rumah, mudah-mudahan ada pihak yang mau bantu. Sekarang sementara tinggal di rumah tetangga dulu,” kata Nelly.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, menyebut pohon mahoni setinggi sekitar 30 meter itu tumbang sekitar pukul 12.45 WIB, tak lama setelah salat Jumat.

“Pohon tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam kejadian ini,” jelas Mahbubillah.

Petugas gabungan saat mengevakuasi batang pohon mahoni yang tumbang menutup akses jalan. | Foto: Ist

Tim gabungan dari BPBD, Polres Sukabumi, Damkar, Kementerian PU, dan pihak kecamatan kemudian turun langsung melakukan evakuasi batang pohon mahoni tersebut.

Proses evakuasi selesai sekitar pukul 14.20 WIB, membuat lalu lintas kembali normal.

“Tim gabungan menggunakan tiga unit mesin sinso untuk mengevakuasi pohon,” pungkasnya.

Exit mobile version