CORONGSUKABUMI.com โ Jalur pegunungan, panorama alam, dan aksi penanaman pohon menjadi bagian dari pengalaman peserta Situgunung Eco Trail Run 2026 di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Digelar pada Minggu (25/10/2026), kegiatan ini tidak hanya menghadirkan tantangan lari lintas alam, tetapi juga membawa misi pelestarian lingkungan dan promosi pariwisata daerah.
Sebanyak 76 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) tersebut. Pesertanya meliputi masyarakat umum, aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa, hingga pelajar. Sejumlah mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Nusa Putra juga turut berpartisipasi.
Para mahasiswa tersebut berasal dari Malaysia, Nigeria, Ghana, Timor Leste, India, Sudan, Ethiopia, Mali, dan Tanzania. Kehadiran peserta dari berbagai negara turut memberikan warna dalam penyelenggaraan ajang olahraga berbasis alam ini.
Pelepasan peserta berlangsung di titik start dan finis Rakata Adventure. Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Dewan Pembina, Brigjen Pol (Purn) J. Wisnu Sandjaja, didampingi Ketua KORMI Kabupaten Sukabumi Santi Sulastri, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar, serta Ketua Panitia Anita Mulyani.
Situgunung Eco Trail Run 2026 diselenggarakan untuk mewadahi masyarakat yang memiliki minat terhadap olahraga lari lintas alam atau trail running. Di sisi lain, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Sukabumi.
Dalam pelaksanaannya, panitia membagi peserta ke dalam dua kategori, yakni kategori pemula dengan jarak tempuh 3,5 kilometer dan kategori profesional sejauh 10 kilometer. Peserta menyusuri jalur alam Situgunung dengan karakter medan pegunungan yang menjadi daya tarik tersendiri.
Tidak hanya menyelesaikan lintasan, peserta juga diajak menanam pohon sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Perpaduan olahraga dan kegiatan konservasi tersebut menjadi salah satu ciri utama penyelenggaraan Situgunung Eco Trail Run tahun ini.
Panitia Bersyukur Kegiatan Berjalan Lancar
Ketua Panitia Anita Mulyani menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sebagai ajang perdana, ia menilai keselamatan peserta menjadi salah satu hal penting dalam pelaksanaan acara.
โAlhamdulillah, Situgunung Eco Trail Run 2026 dapat terlaksana dengan lancar. Kami bersyukur seluruh peserta, baik yang mengikuti kategori 3,5 kilometer maupun 10 kilometer, dapat kembali dengan selamat ke lokasi finis,โ ujar Anita.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Sukabumi, Santi Sulastri, menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud pelaksanaan pembinaan induk organisasi olahraga (inorga) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) di Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, penyelenggaraan lomba trail running tidak hanya membuka ruang bagi masyarakat untuk menjalani aktivitas olahraga rekreasi, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menemukan pelari potensial yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
โSitugunung Eco Trail Run ini menjadi bukti bahwa pembinaan ALTI di Kabupaten Sukabumi dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata. Selain mendorong masyarakat untuk berolahraga, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menjaring pelari potensial yang bisa dikembangkan sebagai aset atlet daerah,โ kata Santi.
Ia menambahkan, KORMI Kabupaten Sukabumi berencana menjadikan Situgunung Eco Trail Run sebagai agenda tahunan bersama ALTI. Persiapan untuk penyelenggaraan berikutnya diharapkan dapat dilakukan lebih matang sehingga kegiatan tersebut semakin berkembang.
โKami berharap Situgunung Eco Trail Run dapat menjadi agenda tahunan. Ke depan, persiapannya akan terus ditingkatkan agar pelaksanaannya semakin baik dan manfaatnya semakin luas, baik untuk olahraga rekreasi, pembinaan atlet, maupun promosi pariwisata Kabupaten Sukabumi,โ ujarnya.
Pelari Terbaik Mendapat Medali dan Uang Pembinaan
Selain menjadi ajang olahraga dan promosi wisata, Situgunung Eco Trail Run 2026 juga memberikan penghargaan kepada para peserta yang mencatatkan hasil terbaik. Medali dan uang pembinaan diberikan kepada tiga pelari terbaik pada masing-masing kategori putra dan putri.
Juara pertama memperoleh uang pembinaan sebesar Rp750.000, juara kedua Rp500.000, dan juara ketiga Rp250.000. Sementara itu, peserta lain yang berhasil mencapai garis finis mendapatkan pin keikutsertaan.
Pada kategori putra, posisi pertama diraih peserta dengan keterangan asal Bandung dengan catatan waktu 54 menit 45 detik. Posisi kedua ditempati peserta berlabel Expat dengan waktu 1 jam 19 menit 41 detik, sedangkan posisi ketiga diraih peserta asal Gegerbitung dengan catatan waktu 1 jam 29 menit 34 detik.
Untuk kategori putri, juara pertama berasal dari Cikole, Sukabumi, dengan catatan waktu 1 jam 40 menit 45 detik. Juara kedua ditempati peserta asal Bogor dengan waktu 1 jam 45 menit, sedangkan posisi ketiga diraih peserta asal Cicurug dengan catatan waktu 1 jam 46 menit 6 detik.
Penyelenggaraan Situgunung Eco Trail Run 2026 diharapkan menjadi langkah untuk memperluas pengenalan kawasan Situgunung sebagai destinasi wisata berbasis alam. Melalui perpaduan olahraga, pelestarian lingkungan, dan promosi pariwisata, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kabupaten Sukabumi.

