CORONGSUKABUMI.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan pembangunan sekitar 800 unit rumah bagi warga yang membutuhkan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Muhibah Ramadan yang digelar di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Muhibah Ramadan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui program pembangunan rumah tidak layak huni.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan pihaknya siap mendukung penuh program tersebut sebagai bagian dari upaya menyediakan hunian yang lebih layak dan sehat bagi masyarakat.
βDinas Perkim berkomitmen untuk terus mendukung program pembangunan rumah tidak layak huni. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menghadirkan hunian yang lebih layak dan sehat,β ujar Sendi.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya ratusan unit rumah tidak layak huni telah berhasil dibangun di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
Pada tahun ini, pemerintah daerah menargetkan pembangunan sekitar 800 unit Rutilahu yang akan tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penanganan hunian bagi warga yang terdampak bencana alam.
βSelain untuk masyarakat berpenghasilan rendah, program ini juga diarahkan untuk membantu warga yang rumahnya terdampak bencana, salah satunya rencana pembangunan rumah bagi korban bencana di wilayah Palabuhanratu,β jelasnya.
Sendi berharap program tersebut dapat terus meningkatkan kualitas permukiman masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penerima manfaat.
βKami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menghadirkan hunian yang layak sehingga kualitas kehidupan warga dapat semakin baik,β pungkasnya.










