Site icon Corong Sukabumi

Dinas PU Sukabumi Siapkan Perbaikan Jalan Rusak di Tanjungsari Jampangtengah, Warga Sudah Lama Menunggu

CORONGSUKABUMI.com โ€“ Ruas jalan kabupaten yang rusak dan licin sepanjang sekitar lima kilometer di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, dalam waktu dekat akan mulai diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi.

Jalan tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial pada awal Februari 2026. Kondisinya yang rusak, berbatu, dan licin membuat kendaraan sulit melintas, bahkan menghambat layanan darurat bagi warga.

Perhatian terhadap kondisi jalan itu meningkat setelah seorang ibu yang baru melahirkan terpaksa ditandu warga sejauh sekitar 800 meter menuju ambulans. Kendaraan medis tidak dapat mencapai lokasi rumah pasien karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk dilalui.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar dari APBD Kabupaten Sukabumi untuk penanganan ruas jalan tersebut.

Menurutnya, perbaikan akan difokuskan pada titik-titik yang dinilai paling krusial mengingat keterbatasan anggaran yang tersedia.

โ€œPenanganan dilakukan pada bagian yang paling krusial karena memang anggaran terbatas. Saat ini kita siapkan sekitar Rp1,2 miliar untuk penanganan ruas jalan tersebut. Ke depan tentu akan dianggarkan kembali karena panjang ruas yang harus ditangani cukup luas,โ€ ujar Uus.

Ia menambahkan, pelaksanaan perbaikan direncanakan mulai dilakukan pada Mei 2026 dengan target penanganan awal sekitar kurang lebih satu kilometer.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjungsari, Dillah Habillah, menyambut baik rencana perbaikan jalan tersebut. Ia menyebut masyarakat telah lama menantikan perbaikan karena kondisi jalan selama ini sangat menghambat aktivitas sehari-hari.

โ€œAlhamdulillah merasa terbantu karena jalan ini sangat mendukung aktivitas ekonomi maupun berbagai kebutuhan lainnya,โ€ ungkapnya.

Ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan tersebut memiliki panjang sekitar lima kilometer dan menjadi akses penghubung bagi empat desa, yakni Desa Tanjungsari, Padabeunghar, Bojongtipar, dan Cijulang.

Selama ini, kondisi jalan yang rusak kerap menghambat mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, akses pendidikan bagi pelajar, hingga pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Exit mobile version