CORONGSUKABUMI.com โ Perkembangan baru muncul dalam kasus kematian tragis NS alias Nizam (13) di Kabupaten Sukabumi setelah ibu kandung korban, Lisnawati, melaporkan dugaan penelantaran anak hingga pembunuhan berencana ke pihak kepolisian. Laporan tersebut turut menyeret nama ayah korban, Anwar Satibi.
Menanggapi laporan itu, kuasa hukum Anwar Satibi, Farhat Abbas, menilai tudingan tersebut tidak masuk akal dan cenderung menciptakan sensasi yang tidak perlu di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Hal itu disampaikan Farhat saat mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di Polres Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (9/3/2026). Ia hadir bersama kuasa hukum lainnya, Dedi Setiadi.
โMasa bapak kandung dilaporkan melakukan pembunuhan berencana terhadap anaknya sendiri? Ini jelas tidak masuk akal,โ ujar Farhat di sela mendampingi pemeriksaan Anwar Satibi.
Farhat juga menanggapi bahasa percakapan yang sempat muncul antara Anwar Satibi dan mantan istrinya, Lisnawati. Menurutnya, percakapan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati seorang ayah terhadap kondisi anaknya, bukan indikasi pengabaian.
Ia menegaskan bahwa selama ini Nizam tetap mendapatkan perhatian dari ayahnya. Menurut Farhat, Anwar Satibi tetap menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua dengan memfasilitasi pendidikan korban, baik di sekolah formal maupun di lingkungan pesantren.
โKami ingin menegaskan bahwa Anwar adalah ayah yang peduli. Selama ini anak disekolahkan dan dipesantrenkan. Bukan ditelantarkan seperti yang dibesar-besarkan,โ kata Farhat.
Dalam pemeriksaan tersebut, lanjut Farhat, penyidik juga menanyakan sejumlah bukti, termasuk percakapan antara Anwar dan Lisnawati. Namun ia menilai isi percakapan tersebut wajar dan tidak bisa dijadikan dasar tuduhan pembunuhan berencana terhadap ayah korban.
Farhat juga mempertanyakan logika pelaporan yang dilakukan ibu kandung korban, mengingat fokus penyidikan selama ini mengarah pada tersangka utama berinisial TR yang telah ditahan oleh polisi.
โPolisi sudah menahan TR sebagai tersangka. Tidak ada alasan melibatkan ayah korban dalam laporan ini. Ini justru menimbulkan kesan sensasi yang tidak perlu,โ ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan meminta agar proses hukum difokuskan pada satu laporan agar penanganan perkara berjalan lebih efisien, proporsional, dan mengarah pada kebenaran.
Sumber Jubirtvnews.com: Bela Ayah Nizam, Farhat Abbas Sebut Laporan Ibu Kandung Ciptakan Sensasi Tidak Perlu

