Beranda / Daerah / Harapan Baru untuk Ajan, Perempuan Sukabumi yang 15 Tahun Dikurung karena Gangguan Jiwa

Harapan Baru untuk Ajan, Perempuan Sukabumi yang 15 Tahun Dikurung karena Gangguan Jiwa

Traktir Kopi

Arum mengungkapkan kendala utama saat ini adalah biaya untuk membawa Ajan ke Rumah Sakit Jiwa dr. Marzoeki Mahdi, Bogor.

β€œKemarin kita sudah mengurus administrasi kependudukan dan kartu keluarga. Hari ini juga dilakukan perekaman e-KTP untuk melengkapi syarat pengobatan. Tapi untuk rujukan ke rumah sakit masih terkendala biaya,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemkot Usulkan Jalur Ganda KA dan KRL Tembus Kota Sukabumi

Menurut Harum, kasus ini membuka fakta bahwa masih ada cukup banyak ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di wilayah Nagrak yang membutuhkan perhatian serius.

Selain penanganan medis dan sosial, pemerintah juga bergerak dalam hal administrasi. Kepala UPTD Disdukcapil Cibadak, Yayan, memastikan bahwa Ajan kini difasilitasi dokumen kependudukannya.

Baca Juga :  DPPKB Sukabumi Bentuk Program DEKAT, Perkuat Peran Ayah dalam Keluarga

β€œAlhamdulillah, hari ini Bu Ajan sudah direkam data kependudukannya. Saya imbau masyarakat jangan malu melaporkan anggota keluarga dengan disabilitas atau gangguan jiwa, karena dokumen kependudukan sangat penting sebagai dasar pelayanan BPJS maupun bantuan sosial,” kata Yayan.

Yayan menambahkan, Ajan berstatus kepala keluarga tunggal setelah lama bercerai dan hidup sendiri tanpa keturunan.

Baca Juga :  Ngamuk di Sekolah dan Ancam Guru, Polisi Tetapkan Oknum Wartawan Sukabumi Jadi Tersangka

Pembebasan Ajan menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk lebih peduli terhadap penyandang disabilitas mental maupun fisik. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran agar tidak ada lagi warga yang mengalami pemasungan atau pengurungan bertahun-tahun.

Traktir Kopi

Halaman: 1 2

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru