Site icon Corong Sukabumi

Harapan Warga Terwujud, Jembatan Gantung Garuda Penghubung 2 Kampung di Cibadak Sukabumi Diresmikan

CORONGSUKABUMI.com โ€“ Penantian panjang masyarakat selama lebih dari dua dekade akhirnya terjawab. Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Kampung Cipanas RT 02/23 dengan Kampung Bojongkoneng RT 01/03, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, resmi dioperasikan setelah diresmikan Wakil Bupati Sukabumi Andreas.

Jembatan tersebut dibangun melalui kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Andreas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan. Menurutnya, proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan rencana dan menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

โ€œJembatan Garuda ini adalah salah satu bentuk kecintaan bapak Presiden Prabowo kepada masyarakat Indonesia. Pelaksanaannya di bawah koordinasi Pak Kasad dilaksanakan oleh Pak Dandim 0607. Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan dirawat,โ€ kata Andreas.

Ia mengatakan, keberadaan jembatan gantung itu menjadi jawaban atas harapan warga yang telah menantikan akses penghubung tersebut selama 26 tahun.

โ€œJelas ini mempermudah aksesibilitas, meningkatkan ekonomi, dan lain-sebagainya, apalagi tadi sudah 26 tahun jembatan ini diinginkan oleh masyarakat,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri menjelaskan, pembangunan jembatan di Cibadak merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur TNI. Dari enam jembatan yang direncanakan, empat di antaranya telah rampung dan diresmikan.

Empat jembatan tersebut berada di Kecamatan Cikembar, Cisaat, Parungkuda, dan Cibadak. Sementara dua jembatan lainnya masih dalam tahap pembangunan di Kecamatan Sukaraja, tepatnya di Desa Kebonpedes dan Desa Bojongsawah.

Menurut Beny, secara keseluruhan terdapat tiga tipe jembatan yang dibangun, yakni tipe Aramco, tipe beton, serta tipe gantung atau perintis. Seluruh proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.

Ia berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, baik dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sehari-hari.

โ€œTentunya dengan jembatan ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat baik dari sisi pendidikan, perekonomian, dan seluruhnya kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan jembatan ini,โ€ ujarnya.

Beny menambahkan, Jembatan Gantung Garuda di Cibadak memiliki panjang sekitar 32 meter dan termasuk dalam kategori jembatan gantung atau tipe perintis.

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan warna merah putih pada jembatan memiliki makna khusus sebagai simbol semangat kebangsaan.

โ€œSeluruh jembatan kita gunakan warna merah putih ya, itu tanda kecintaan kita kepada bangsa dan negara,โ€ pungkasnya.

Sumber Jubirtvnews.com:ย 26 Tahun Dinantikan, Jembatan Gantung Penghubung 2 Kampung di Cibadak Sukabumi Akhirnya Diresmikan

Exit mobile version