CORONGSUKABUMI.com โ RSUD Palabuhanratu memberikan penjelasan terkait viralnya video seorang pasien yang dibawa pulang keluarganya usai mendapat penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial karena keluarga pasien mengaku kecewa lantaran pasien tidak langsung dirawat inap maupun dipasangi infus.
Pasien diketahui bernama Sumiyati. Suaminya, Embad, menyebut istrinya telah mengalami kondisi lemas dan pusing selama beberapa minggu. Saat datang ke rumah sakit, keluarga berharap pasien segera mendapatkan tindakan medis lanjutan berupa pemasangan infus dan perawatan intensif.
Namun setelah menjalani pemeriksaan di IGD, tenaga medis menilai kondisi pasien tidak termasuk kategori gawat darurat dan belum memenuhi indikasi medis untuk rawat inap.
Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Palabuhanratu, Rizky Tanzil, mengatakan dokter jaga telah melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh terhadap pasien saat tiba di rumah sakit.
โHasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kegawatdaruratan. Kesadaran pasien baik, tekanan darah normal, denyut nadi stabil, dan kekuatan otot juga normal,โ jelasnya, Kamis (7/5/2026).
Menurut Rizky, dokter kemudian menyarankan agar pasien menjalani rawat jalan melalui poliklinik spesialis saraf karena kondisi pasien dinilai masih dapat ditangani tanpa perawatan inap.
Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit tidak pernah menolak pasien, melainkan menjalankan pelayanan medis sesuai prosedur dan indikasi kesehatan pasien.
โKami tidak menolak pasien. Semua tindakan medis harus berdasarkan indikasi. Kalau tidak ada indikasi rawat inap atau pemasangan infus, tentu dokter akan menjelaskan itu kepada keluarga,โ ujarnya.
Terkait pernyataan dokter mengenai pemasangan cairan infus yang sempat dipersoalkan keluarga pasien, Rizky menjelaskan hal tersebut merupakan bagian dari edukasi medis kepada masyarakat.
Menurutnya, pemasangan infus tidak selalu menjadi tindakan wajib bagi setiap pasien yang datang ke IGD apabila tidak ditemukan kondisi yang mengharuskan tindakan tersebut dilakukan.
Rizky juga menilai kemungkinan terjadi miskomunikasi antara keluarga pasien dengan tenaga medis saat proses pelayanan berlangsung.
โKeluarga berharap pasien langsung dirawat, sementara dokter melihat kondisi pasien masih dapat ditangani melalui rawat jalan dan Observasi,โ tandasnya.
Sumber Jubirtvnews.com: Video Pasien Dipulangkan Heboh, RSUD Palabuhanratu Klarifikasi Prosedur Medis

