Site icon Corong Sukabumi

Kabupaten Sukabumi Diterjang Cuaca Ekstrem, BPBD Catat Banjir hingga Kerusakan Infrastruktur di Beberapa Wilayah

CORONGSUKABUMI.com โ€“ Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sukabumi memicu serangkaian bencana alam di sejumlah wilayah. Banjir, kerusakan infrastruktur, hingga tumbangnya pohon dilaporkan terjadi di tiga kecamatan pada Sabtu (31/1/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) mencatat, bencana terjadi di Kecamatan Gegerbitung, Cidahu, dan Cikidang. Data tersebut dihimpun hingga Sabtu malam pukul 22.55 WIB.

โ€œKami mencatat banjir akibat luapan sungai di Cikidang serta kerusakan bendungan di Gegerbitung yang tergerus aliran air,โ€ ujar Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.

Bendungan Leuwi Benda Jebol, Sawah Terancam

Curah hujan tinggi yang mengguyur Kecamatan Gegerbitung selama beberapa hari terakhir menyebabkan Bendungan Leuwi Benda mengalami kerusakan hingga akhirnya jebol. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Kampung Lembur Sawah RT 017 RW 05, Desa Cijurey.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga, khususnya petani setempat. Aliran air yang tidak terkendali dikhawatirkan mengganggu sistem irigasi dan berpotensi merusak area persawahan, sehingga mengancam gagal panen jika tidak segera ditangani.

Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Cidahu

Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan warga Kecamatan Cidahu. Angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di Kampung Babakan Jampang RT 003 RW 009, Desa Jayabakti, sehingga sempat menghambat akses jalan.

Beruntung, petugas bersama warga bergerak cepat melakukan evakuasi. Saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan lalu lintas kembali normal.

Banjir Rendam 21 Rumah Warga Cikidang

Sementara itu, hujan deras yang disertai kiriman air dari hulu sungai menyebabkan banjir di Kecamatan Cikidang pada Sabtu malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Sedikitnya 21 rumah warga di Kampung Cikidang Hilir RW 002 dan RW 003, Desa Cikidang, terendam banjir. BPBD masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak.

BPBD Tingkatkan Pemantauan dan Peringatan Dini

Daeng Sutisna menyampaikan, BPBD Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan pemantauan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

โ€œPemantauan dilakukan melalui WAG P2BK, media sosial, radio Ratel, hingga aplikasi kebencanaan seperti InaRisk dan InaSafe. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi hujan sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi,โ€ katanya.

Selain itu, BPBD juga telah menyebarkan peringatan dini cuaca melalui berbagai kanal resmi, termasuk aplikasi BMKG dan sistem peringatan dini WRS New Gen.

Berdasarkan pantauan Pusdalops, cuaca di Kabupaten Sukabumi pada Sabtu malam terpantau hujan ringan dengan suhu udara 23 derajat Celsius, kelembapan 95 persen, serta angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 2 kilometer per jam. BMKG pun mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.

BPBD mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang.

Sumber Jubirtvnews.com:ย Cuaca Ekstrem Landa Kabupaten Sukabumi, BPBD Catat Banjir hingga Kerusakan Infrastruktur di Sejumlah Wilayah

Exit mobile version