CORONGSUKABUMI.com – Meningkatnya kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan evaluasi terhadap pengelolaan sektor pariwisata. Salah satu hal yang mulai dikaji kembali adalah kemungkinan penerapan sistem tollgate di sejumlah kawasan wisata.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan bahwa wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan, terutama terkait aspek regulasi agar tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.
βSekarang lagi dikaji karena wisatawan ke Kabupaten Sukabumi luar biasa. Ke depan saya juga ingin bagaimana caranya wisatawan yang masuk ke Sukabumi, dan tollgate yang ada dulu sekarang kan tidak ada, kita akan mencoba bahwa itu mudah-mudahan bisa dipasang kembali, tapi kita akan mencari aturan agar tidak melanggar,β ujarnya.
Namun demikian, ia mengakui terdapat kendala dalam penerapan sistem tersebut, terutama karena sejumlah akses menuju kawasan wisata merupakan jalan nasional.
βSoalnya kan melihat potensi yang ada hari ini, kita tidak bisa pasang tollgate karena ada di jalan nasional. Tapi mudah-mudahan nanti kita konsultasi dengan pihak pusat, mudah-mudahan kawasan itu bisa,β katanya.
Sebagai alternatif, pemerintah daerah mulai mempertimbangkan pembukaan jalur baru yang berada di bawah kewenangan kabupaten. Dengan adanya akses tersebut, pengelolaan kawasan wisata dinilai bisa lebih fleksibel, termasuk jika nantinya sistem tollgate diterapkan.
βSalah satu cara itu, kita kan ada jalur ke Cipatuguran, ada yang ke rumah sakit. Maka rencana waktu saya dulu di Dinas PU itu akan membuka jalan dari Cimanggu ke Cisolok. Ketika itu sudah dibuka akses, tentu kita lebih leluasa mengelola potensi wisata, termasuk kemungkinan penerapan tollgate,β jelasnya.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran pelaku UMKM dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata, agar dampak ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
βMemang libur kemarin luar biasa wisatawan yang masuk ke Sukabumi. Kami ingin perkembangan pariwisata ini juga diikuti UMKM Sukabumi agar maju dengan pembinaan yang lebih terarah,β ungkapnya.
Sementara itu, tingginya kunjungan wisatawan selama libur Lebaran juga terlihat dari meningkatnya kepadatan lalu lintas di sejumlah jalur menuju destinasi wisata. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, jumlah kunjungan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada arus lalu lintas, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha di sektor pariwisata yang kembali merasakan peningkatan aktivitas.
Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan sektor pariwisata ke depan dapat berjalan lebih baik, tidak hanya dari sisi jumlah kunjungan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Lonjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran Picu Evaluasi, Bupati Sukabumi Kaji Kembali soal Tollgate










