JUBIRTVNEWS.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi kembali membuka kesempatan bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata dan budaya. Pendaftaran Pemilihan Duta Wisata Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Sukabumi 2025 resmi diperpanjang hingga Selasa, 13 Agustus 2025.
Ajang prestisius ini bukan hanya ajang unjuk bakat, tetapi menjadi ruang pengembangan diri dan wadah pembinaan karakter bagi pemuda-pemudi Sukabumi agar mampu menjadi sosok panutan yang berwawasan, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kabupaten Sukabumi, Luki Mufti, menjelaskan bahwa Mojang Jajaka bertujuan mencetak generasi muda yang siap menjadi representasi daerah, sekaligus mempromosikan pariwisata, budaya, dan potensi lokal di berbagai tingkatan.
“Mojang Jajaka 2025 hadir sebagai wadah bagi nonoman panutan yang berjiwa kepemimpinan. Mereka akan menjadi representasi daerah, mempromosikan pariwisata, budaya, serta kekayaan lokal yang kita miliki,” ujar Luki, Senin (4/8/2025).
Luki menambahkan, ajang ini memberikan banyak manfaat bagi peserta, mulai dari peningkatan pengetahuan tentang kepariwisataan hingga pengembangan keterampilan komunikasi dan jejaring sosial.
“Ajang ini menjadi pintu untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman, dan mengasah kemampuan public speaking. Kami ingin melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu menginspirasi,” katanya.
Dispar pun mengajak para pemuda-pemudi terbaik yang memenuhi syarat untuk tak melewatkan kesempatan berharga ini. Ajang Mojang Jajaka bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah aktualisasi diri sekaligus kontribusi nyata untuk daerah.
“Mari menjadi wajah dan suara Sukabumi yang menginspirasi. Bersama, kita bawa Sukabumi lebih dikenal melalui pariwisata dan budaya yang kaya,” tuturnya.
“Diharapkan Mojang Jajaka 2025 melahirkan duta wisata yang siap memajukan pariwisata Sukabumi dan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas,” tutup Luki.
Bagi Calon peserta yang ingin mendaftar dapat mengisi formulir Pendaftaran MoJang Jajaka 2025.

