CORONGSUKABUMI.com โ Warga Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, dikejutkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di aliran Sungai Cipelang, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat ditemukan, jasad bayi tersebut berada di dalam kantong plastik hitam yang mengambang di tepi sungai.
Peristiwa itu terjadi di bawah jembatan anak Sungai Cipelang, tepatnya di Jalan Benteng Kidul RT 002 RW 002, Kelurahan Dayeuhluhur.
Kapolsek Warudoyong, AKP Maulana Arif, mengatakan penemuan tersebut bermula ketika sejumlah anak hendak berenang di sungai. Salah seorang di antaranya, Ghazi (11), melihat kantong plastik hitam mengambang di aliran sungai.
Bersama rekannya, Denda (12), kantong plastik tersebut kemudian dibawa ke tepi sungai untuk diperiksa.
โSaat kantong dibuka, keduanya mendapati sesosok bayi yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Ghazi kemudian berteriak memanggil warga sekitar untuk memberitahu temuan tersebut,โ ujar Maulana.
Warga yang datang ke lokasi selanjutnya melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan, petugas gabungan dari Polsek Warudoyong, Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Unit Inafis, Intelkam, dan Samapta segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Jenazah bayi kemudian dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Maulana mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi, penyebab kematian, serta pihak yang diduga membuang jasad tersebut ke aliran sungai.
โKami telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sukabumi Kota dan Unit Identifikasi untuk mengungkap penyebab kematian bayi tersebut,โ katanya.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi dan menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Sumber Jubirtvnews.com:ย Geger Penemuan Jasad Bayi dalam Plastik Hitam di Sungai Cipelang Sukabumi, Polisi Selidiki

