Site icon Corong Sukabumi

Perahu Kandas Tiap Air Surut, Nelayan Palabuhanratu Desak Dermaga Segera Dikeruk

CORONGSUKABUMI.COM โ€“ Aktivitas melaut nelayan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kembali terganggu akibat dangkalnya kolam Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu. Saat air laut surut, sejumlah perahu bahkan harus menunggu pasang atau ditarik kapal lain agar bisa keluar menuju perairan yang lebih dalam.

Kondisi tersebut bukan hanya menghambat waktu keberangkatan nelayan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan dan kondisi kapal. Bagian bawah perahu seperti baling-baling, lunas hingga lambung berisiko bergesekan atau terbentur dasar kolam.

Pemandangan perahu yang kesulitan keluar dermaga terlihat pada Jumat (4/9/2026) pagi saat air laut mulai surut. Sekitar pukul 09.30 WIB, air perlahan kembali naik, namun kedalaman kolam belum cukup untuk membuat seluruh perahu leluasa bergerak.

Bagi nelayan yang harus berangkat pagi untuk mengejar waktu melaut, kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri. Mereka terpaksa menyesuaikan waktu keberangkatan dengan pasang surut air.

Dena (50), nelayan asal Citepus, mengatakan persoalan kedangkalan dermaga telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, kondisi tersebut bukan persoalan baru yang hanya terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

โ€œUdah lama, ada setahun, udah lama, udah bertahun-tahun,โ€ kata Dena, dikutip Jumat (4/9/2026).

Ia mengatakan kondisi paling menyulitkan dirasakan nelayan payang yang biasa berangkat melaut pada pagi hari. Ketika air sedang surut, perahu tidak bisa langsung keluar dari kolam dermaga.

โ€œKalau nelayan payang pagi melautnya, waktunya air surut di dermaga susah kalau berangkat. Harus nunggu air dulu penuh,โ€ ujarnya.

Padahal, menurut Dena, kondisi hasil tangkapan saat ini sedang cukup baik. Salah satunya ditandai dengan keberadaan ikan tongkol yang cukup melimpah.

โ€œAlhamdulillah lagi bagus, ikan tongkol ada,โ€ ujar Dena.

Dasar Dermaga Dinilai Semakin Dangkal

Keluhan serupa disampaikan Alpiansah (36), nelayan yang tinggal di sekitar kawasan dermaga. Ia menilai persoalan utama bukan sekadar fenomena pasang surut air laut, melainkan kondisi dasar kolam dermaga yang semakin dangkal.

Menurutnya, pengerukan sudah sangat diperlukan karena dasar kolam disebut telah puluhan tahun tidak mendapatkan pengerukan yang memadai.

โ€œYang bikin parahnya itu kondisi dermaganya yang sudah dangkal karena sudah puluhan tahun belum pernah dikeruk,โ€ tutur Alpiansah.

Ia menyebut kedalaman kolam saat air surut sangat minim. Bahkan ketika air mulai kembali pasang, kedalamannya dinilai belum ideal untuk aktivitas kapal nelayan.

โ€œHarusnya lebih dari dua meter. Ini paling setengah meter juga tidak dan ini harus nunggu pasang,โ€ ungkapnya

Akibat kondisi tersebut, perahu yang hendak keluar dari dermaga harus menghadapi situasi sulit. Sebagian nelayan memilih menunggu hingga air cukup tinggi, sementara lainnya mengambil langkah darurat dengan meminta bantuan perahu lain untuk menarik kapal.

โ€œKalau nggak pengin keluar, harus dipaksa. Harus ditarik sama perahu lain,โ€ tegasnya.

Namun, cara tersebut bukan tanpa risiko. Ketika kapal ditarik melintasi dasar kolam yang dangkal, bagian bawah kapal berpotensi bergesekan dengan dasar dermaga.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat merusak baling-baling maupun bagian bawah kapal, terlebih sebagian besar perahu nelayan di kawasan tersebut masih menggunakan material kayu.

โ€œIni berisiko ke kipas dan lain-lain karena di sini mayoritas terbuat dari kayu. Pasang aja masih dangkal, apalagi surut,โ€ ujarnya.

Alpiansah menilai persoalan tersebut sudah semakin mengkhawatirkan. Ia menyebut kondisi kedangkalan dermaga telah berlangsung sangat lama dan memperkirakan mencapai sekitar 25 tahun.

โ€œSudah 25 tahun mungkin, kurang lebih,โ€ ungkapnya.

Karena itu, ia berharap pengerukan kolam dermaga segera dilakukan. Menurutnya, kedalaman yang memadai akan membuat aktivitas keluar-masuk kapal nelayan lebih aman dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kondisi pasang air laut.

โ€œHarapan kami sebagai nelayan, pengin segera cepat-cepat dikeruk. Karena ini sudah benar-benar sangat mengkhawatirkan,โ€ tandasnya.

Sumber Jubirtvnews.com:ย Setiap Air Surut Perahu Kandas, Nelayan Palabuhanratu Desak Dermaga Segera Dikeruk

Exit mobile version