Site icon Corong Sukabumi

Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan, Pemkab Sukabumi Genjot Percepatan Tanam Padi

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com โ€“ Kabupaten Sukabumi memasuki fase swasembada pangan berkelanjutan pada 2026. Untuk mempertahankan capaian tersebut sekaligus mengejar target tanam seluas 11.114 hektare, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mewakili Bupati Sukabumi itu menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian daerah di tengah tantangan perubahan iklim dan potensi kekeringan akibat fenomena El Nino.

Sekda Ade mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Sukabumi. Bahkan pada 2025 lalu, produksi gabah daerah ini berhasil menembus angka lebih dari satu juta ton atau melampaui target nasional yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan Satyalancana Wirakarya Bidang Pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sekaligus menempatkan daerah ini sebagai kabupaten dengan produksi beras tertinggi di tingkat nasional.

Meski demikian, Ade mengingatkan bahwa tantangan sektor pertanian ke depan tidaklah ringan. Pada tahun 2026, Kabupaten Sukabumi kembali dibebani target tanam seluas 11.114 hektare yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyuluh hingga para petani.

โ€œPada tahun 2026 ini, kita kembali menghadapi target tanam seluas 11.114 ha, tentu ini bukan pekerjaan yang ringan. Oleh karena itu, bantuan benih padi dari kementerian RI harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong peningkatan luas tambah tanam dan produktivitas pertanian di Kabupaten Sukabumi,โ€ ungkapnya.

Menurut Ade, optimalisasi bantuan benih harus dibarengi dengan langkah antisipatif menghadapi berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian, terutama dampak perubahan iklim dan kekeringan akibat El Nino.

โ€œOleh karena itu, saya mengajak semua pihak memperkuat koordinasi, mempercepat proses semai dan tanam, melakukan pendataan potensi pertanian secara akurat, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian yang tersedia,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi, Leli Nuryati, mengatakan capaian sektor pertanian saat ini menunjukkan Kabupaten Sukabumi telah berhasil mencapai swasembada pangan dan memasuki tahap swasembada pangan berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pendampingan yang dilakukan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertanian yang terus memberikan dukungan kepada Kabupaten Sukabumi dalam pengembangan sektor pertanian.

โ€œPusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Kementerian Pertanian sudah mendampingi Kabupaten Sukabumi dari tahun 2024 dan di tahun 2026 ini, insyaallah akan kami lanjut,โ€ katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ade Suryaman menyerahkan bantuan benih padi secara simbolis dari Dinas Pertanian kepada enam kelompok tani di Kecamatan Nyalindung. Selain itu, dilakukan pula penanaman padi secara simbolis sebagai tanda dimulainya musim tanam.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti secara virtual Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang dipusatkan di Kabupaten Subang. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di 11 kabupaten dan kota di Jawa Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produksi pertanian nasional.

Sumber Jubirtvnews.com:ย Masuki Fase Swasembada Pangan Berkelanjutan, Pemkab Sukabumi Percepat Gerakan Tanam Padi

Traktir Kopi
Exit mobile version