CORONGSUKABUMI.com โ Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/9/2026) sore. Sedikitnya 87 rumah warga dilaporkan terdampak, sementara sembilan pohon berukuran besar tumbang di sejumlah lokasi.
Dampak paling banyak tercatat di Desa Purwasari dengan 52 rumah terdampak. Sementara di Desa Nyangkowek, tepatnya Kampung Bojongpereng, sedikitnya 35 rumah warga mengalami kerusakan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi Asep Japar meminta seluruh aparatur kewilayahan dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya potensi bencana hidrometeorologi pada musim penghujan.
Bupati menekankan agar kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi. Menurutnya, langkah mitigasi perlu dibangun sejak tingkat pemerintahan kecamatan hingga lingkungan masyarakat.
โSetiap memasuki musim hujan, potensi bencana pasti meningkat. Karena itu, dalam setiap pertemuan dinas maupun kunjungan wilayah, saya selalu tekankan kepada para Camat, Lurah, hingga masyarakat untuk selalu waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem ini,โ tegas Asep Japar, Kamis (1/10/2026).
Berdasarkan hasil pendataan sementara BPBD dan pemerintah desa, puluhan rumah di dua desa tersebut terdampak akibat terjangan hujan deras dan angin kencang.
Di Desa Purwasari, 52 rumah warga tercatat terdampak. Sedangkan di Desa Nyangkowek, sebanyak 35 rumah di Kampung Bojongpereng dilaporkan mengalami kerusakan.
Cuaca ekstrem tersebut juga menyebabkan sedikitnya sembilan pohon berukuran besar tumbang di wilayah Kecamatan Cicurug.
Bupati meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, khususnya saat hujan deras disertai angin kencang. Koordinasi antara aparatur wilayah dan masyarakat juga dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila terjadi bencana.
Pemkab Sukabumi terus mendorong kesiapsiagaan di tingkat wilayah sebagai bagian dari upaya menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama musim penghujan.

