Beranda / Peristiwa / Remaja Sukabumi Dibacok dalam Aksi Perang Sarung, Polisi Selidiki Pelaku

Remaja Sukabumi Dibacok dalam Aksi Perang Sarung, Polisi Selidiki Pelaku

JUBIRTVNEWS.COM – Aksi perang sarung di Kota Sukabumi memakan korban. Seorang remaja berinisial FP (17 tahun) harus dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka pada bagian pinggang sebelah kirinya akibat bacokan golok.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih mengatakan, insiden berdarah itu terjadi di Kampung Cilutung, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 21.27 WIB. Bermula ketika FP menerima ajakan untuk melakukan perang sarung dari seorang pemuda inisial R alias Sopo.

Baca Juga :  Budi Azhar Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Periode 2024-2029

Tanpa curiga, FP mengajak enam temannya untuk menghadapi tantangan tersebut. Namun, situasi berubah mencekam ketika mereka tiba di lokasi. Kelompok FP yang hanya berjumlah tujuh orang ternyata harus berhadapan dengan 15 orang dari kelompok RA. Di tengah ketegangan, salah satu anggota kelompok RA tiba-tiba menghunus golok.

β€œDi lokasi korban kalah jumlah dengan pihak pelaku dan dari pihak pelaku ada salah satu yang membawa alat berupa golok hingga ditebaskan dan mengenai pinggang FP dan mengalami luka sobek dan dijahit,” kata Astuti.

Baca Juga :  Pasca Bencana Banjir dan Longsor, Dispar: Wisata Sukabumi Tetap Aman Dikunjungi

Melihat korban bersimbah darah, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian. Sementara itu, FP dilarikan ke RSUD Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi bergerak cepat dengan mengamankan dua pemuda berinisial AK (19) dan MH (17) yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Keduanya saat ini masih berstatus saksi dalam penyelidikan yang tengah dilakukan oleh Polsek Cikole.

Baca Juga :  Koordinasi Lintas OPD Disiapkan, Sukabumi Perkuat Pelaporan dan Implementasi Program Strategis Nasional

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami telah mendatangi tempat kejadian perkara dan memeriksa beberapa saksi,” tutur Astuti.

Aksi perang sarung yang berujung kekerasan ini kembali menjadi sorotan, terutama karena melibatkan senjata tajam. Tradisi yang seharusnya menjadi bagian dari permainan anak muda kini berubah menjadi ajang tawuran yang mengancam keselamatan. Pihak kepolisian diharapkan memperketat patroli guna mencegah kejadian serupa terulang di Kota Sukabumi, terutama selama bulan Ramadan.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!