Site icon Corong Sukabumi

Tanjakan Baeud Sukabumi Kembali Memakan Korban, 2 Truk Kecelakaan dalam Dua Hari

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Persoalan teknis kendaraan kembali menjadi pemicu kecelakaan di Tanjakan Baeud, Jalan Raya Nasional Sukabumi–Palabuhanratu, Kampung Baeud, Desa/Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi.

Dalam dua hari berturut-turut, dua truk sarat muatan mengalami kecelakaan tunggal di lokasi yang sama. Kedua insiden tersebut terjadi pada Kamis (24/9/2026) dan Jumat (25/9/2026), dengan dugaan penyebab serupa, yakni patah atau rusaknya as roda belakang saat kendaraan melintasi tanjakan.

Tanjakan Baeud selama ini dikenal sebagai salah satu titik yang membutuhkan kewaspadaan ekstra bagi kendaraan, khususnya angkutan berat. Kontur jalan yang menanjak dan berkelok membuat kendaraan bermuatan berat harus bekerja lebih keras ketika melintas.

Kecelakaan pertama terjadi pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Truk Mitsubishi bernomor polisi F 8501 UI yang mengangkut gelondongan kayu mengalami patah as roda belakang ketika melaju dari arah Palabuhanratu menuju Warungkiara.

Truk yang dikemudikan Sigit Budianto tersebut kemudian kehilangan kendali dan bergerak mundur ke sisi kanan jalan. Kendaraan akhirnya menabrak bengkel motor milik Herdi Nurdiansyah (47) dan menimpa rumah semi permanen milik Aliyudin (44).

Kapolsek Warungkiara, AKP R. Panji Setiaji, mengatakan pemilik rumah sempat tertimpa material kayu akibat kecelakaan tersebut.

“Aliyudin, pemilik rumah, dilarikan ke RS Sekarwangi karena tertimpa kayu, luka memar badan. Setelah dilakukan pemeriksaan korban diizinkan kembali pulang,” kata Panji.

Aliyudin mengalami luka memar dan sempat mendapat penanganan medis sebelum diperbolehkan pulang. Sementara itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bengkel yang terdampak juga diketahui dalam kondisi kosong saat kecelakaan berlangsung.

Sehari berselang, kecelakaan kembali terjadi di titik yang sama. Kali ini sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi Z 9087 AB mengalami kecelakaan pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Truk yang dikemudikan Jamaludin (38) tersebut tengah membawa muatan sekitar 9 ton tepung tapioka atau aci dari Bantargadung menuju Warungkiara.

Saat melewati Tanjakan Baeud, kendaraan diduga mengalami kerusakan pada bagian as roda belakang. Kondisi tersebut membuat roda kendaraan tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.

“Pada saat melaju di tanjakan Baeud, diduga terjadi kerusakan pada bagian as roda kendaraan, sehingga roda tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya,” jelas Panji.

Kondisi tersebut membuat truk kehilangan keseimbangan dan tidak mampu meneruskan perjalanan. Kendaraan kemudian bergerak mundur hingga akhirnya terguling ke sisi kiri badan jalan.

“Selanjutnya kendaraan bergerak mundur kemudian terguling ke sisi kiri badan jalan,” tutur Kapolsek.

Berbeda dengan kecelakaan sehari sebelumnya, insiden kedua tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Dua kecelakaan yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari 24 jam itu tidak sampai mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama Sukabumi–Palabuhanratu. Petugas kepolisian melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kendaraan yang mengalami kecelakaan dapat segera ditangani.

Polsek Warungkiara juga mengingatkan pengemudi kendaraan angkutan barang dan armada berat agar memastikan kondisi kendaraan sebelum melintasi Tanjakan Baeud.

Pemeriksaan terutama perlu dilakukan terhadap komponen vital kendaraan, termasuk sistem pengereman dan as roda, mengingat medan tanjakan yang cukup ekstrem dan membutuhkan kondisi kendaraan yang benar-benar laik jalan.

Sumber Jubirtvnews.com: Dua Hari Berturut-turut, 2 Truk Kecelakaan di Tanjakan Baeud Sukabumi Akibat Patah As Roda

Traktir Kopi
Exit mobile version