Beranda / Daerah / Tragedi Raya, Balita Sukabumi yang Meninggal usai Tubuh Dipenuhi Cacing Gelang

Tragedi Raya, Balita Sukabumi yang Meninggal usai Tubuh Dipenuhi Cacing Gelang

Sayangnya, upaya medis tak mampu menyelamatkan Raya. Kondisi yang kritis sejak awal membuat obat cacing kurang efektif.

“Raya dibawa ke rumah sakit dalam kondisi terminal. Kalau penilaian saya pribadi sudah amat sangat terlambat dibawa ke rumah sakit. Obat yang kita berikan tidak bisa seefektif itu. Pada akhirnya, Raya meninggal dunia pada 22 Juli 2025 pukul 14.24 WIB,” kata Irfan.

Baca Juga :  Tumpukan Sampah Pasca Banjir Rob Ganggu Pantai Ujunggenteng, Nelayan Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Kendala Administratif Keluarga

Selain aspek medis, keluarga juga menghadapi kendala administratif. Raya tidak memiliki identitas kependudukan seperti kartu keluarga, sehingga BPJS tidak bisa digunakan. Biaya pengobatan akhirnya ditanggung langsung oleh Rumah Teduh.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Kabandungan, Budi Andriana, mengurai simpul administrasi yang terlambat. Informasi pertama diterima pada 15 Juli 2025 dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dua hari setelah Raya masuk rumah sakit. Baru pada 21 Juli dilakukan perekaman data, dan sehari kemudian kartu keluarga resmi terbit.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Resmikan PLTMH Ciganas di Sirnarasa Sukabumi, Warga Diminta Jaga dan Rawat Fasilitas

β€œWaktu itu kami berupaya untuk mengurus BPJS KIS, namun sorenya kami mendapat kabar Raya meninggal,” ujar Budi.

Baca Juga :  134 Warga Keracunan Hidangan Syukuran di Kabandungan Sukabumi, 4 Dirujuk ke RS

Budi menegaskan pemerintah hadir di rumah duka dan keluarga Raya bukan tidak diperhatikan, namun menghadapi kendala pola asuh akibat keterbatasan mental orang tua.

β€œAyahnya kadang normal, kadang terganggu. Kakak Raya juga pernah kedapatan memakan talas mentah. Pola asuh ini memengaruhi,” ungkapnya.

Halaman: 1 2 3

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!