Beranda / Nasional / IAI Laa Roiba Gelar Seminar Nasional Pendidikan Pancasila dan Politik Anti Korupsi

IAI Laa Roiba Gelar Seminar Nasional Pendidikan Pancasila dan Politik Anti Korupsi

CORONGSUKABUMI.com – Institut Agama Islam Nasional (IAI) Laa Roiba Bogor menggelar Seminar Nasional bertajuk β€œPendidikan Pancasila dan Politik Anti Korupsi” di Ruang Pascasarjana IAI Laa Roiba, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam dengan Fakultas Syariah IAI Nasional Laa Roiba Bogor.

Seminar diawali dengan pengantar dari Hari Rahman Hakim, dosen pengampu mata kuliah, yang menekankan pentingnya Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Politik Anti Korupsi sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai moral, etika, serta integritas di kalangan mahasiswa.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Rektor IAI Nasional Laa Roiba Bogor, Dr. Ernawati, M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar nasional tersebut serta berharap agar mahasiswa mampu menyerap dan mengimplementasikan gagasan-gagasan strategis yang disampaikan para narasumber dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Baca Juga :  Indra Sjafri Resmi Dicopot PSSI dari Jabatan Pelatih Timnas Indonesia U-20, Ini Sederet Prestasinya

Seminar nasional ini dihadiri oleh Komisioner dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor, jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan IAI Nasional Laa Roiba Bogor.

Hadir sebagai keynote speaker, Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Lolly Suhenty, S.Sos.I., M.H., menyoroti paradoks perjalanan 81 tahun kemerdekaan Indonesia yang hingga kini masih dibayangi praktik korupsi. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kegagalan kolektif dalam menginternalisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila secara konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  BI Buka Layanan Tukar Uang Baru Lebaran 2025 di Kabupaten Sukabumi: Cek Lokasi dan Cara Penukaran

β€œPancasila dengan nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sejatinya dapat menjadi benteng moral atau jimat tolak bala yang efektif dalam mencegah perilaku koruptif, jika benar-benar dipraktikkan dalam setiap aspek kehidupan,” tegasnya.

Narasumber kedua, Prof. Dr. H. Zaenal Mukarom, M.SI., CICS., Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menekankan bahwa pendidikan antikorupsi tidak boleh berhenti pada aspek kognitif semata. Menurutnya, pendidikan antikorupsi harus berorientasi pada pembentukan karakter dan pembiasaan perilaku, sehingga nilai-nilai integritas dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Jelang Haji 2025, Pemerintah Arab Saudi Terapkan Sejumlah Aturan Baru

Sementara itu, narasumber ketiga, Ahmad Riyadi, M.SI., Tenaga Ahli DPR RI sekaligus Direktur ICS, memaparkan perspektif struktural terkait akar persoalan korupsi yang kerap bermula sejak tahap awal proses legislasi. Ia mengingatkan adanya potensi penyusupan kepentingan tertentu melalui pasal-pasal yang tersamar dalam regulasi, sehingga pengawasan ketat serta partisipasi publik yang kritis menjadi kunci utama pencegahan korupsi.

Secara keseluruhan, seminar nasional ini berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi, serta sesi foto bersama antara narasumber, peserta, dan panitia.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!