CORONGSUKABUMI.com – Memasuki bulan Ramadan, ritme aktivitas sebagian besar masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Pekerjaan kantor, usaha, hingga urusan rumah tangga tetap harus diselesaikan, sementara waktu makan bergeser ke dini hari dan selepas magrib. Kondisi ini kerap membuat banyak orang kewalahan membagi waktu antara beristirahat dan menyiapkan hidangan sahur serta buka puasa.
Bangun lebih awal untuk sahur lalu kembali beraktivitas di pagi hari menjadi tantangan tersendiri. Tak sedikit yang akhirnya memilih makanan instan karena dianggap lebih cepat dan praktis, meski belum tentu memenuhi kebutuhan gizi secara optimal.
Salah satu solusi yang kini banyak diterapkan adalah menyiapkan menu sahur dan buka puasa sekaligus untuk beberapa hari ke depan. Metode ini dinilai lebih efisien karena proses memasak cukup dilakukan dalam satu waktu, lalu makanan dibagi dalam beberapa porsi dan disimpan dengan baik di lemari pendingin.
Selain menghemat waktu dan tenaga, cara ini juga membantu menjaga pola makan tetap teratur selama menjalani ibadah puasa.
Praktis dan Mengenyangkan untuk Sahur
Menu sahur sebaiknya sederhana, mudah dipanaskan kembali, namun tetap mengenyangkan dan bergizi. Beberapa pilihan yang bisa disiapkan lebih awal antara lain:
- Ayam panggang bumbu sederhana yang dapat disimpan 2β3 hari di lemari pendingin
- Tumis sayuran seperti buncis, wortel, dan brokoli yang tinggal dipanaskan
- Telur dadar sayur atau telur rebus sebagai sumber protein praktis
- Nasi merah atau kentang rebus yang sudah diporsikan dalam wadah terpisah
Dengan persiapan ini, waktu sahur menjadi lebih santai tanpa perlu memasak dari awal saat dini hari.
Menu Simpel untuk Berbuka
Setelah seharian berpuasa, tubuh cenderung lelah sehingga banyak orang menginginkan hidangan yang cepat tersaji. Menu yang sudah dipersiapkan sebelumnya tentu menjadi pilihan tepat.
Beberapa ide hidangan berbuka yang bisa disiapkan lebih awal di antaranya:
- Sup ayam atau sop sayuran yang tinggal dipanaskan
- Semur tahu dan tempe yang tahan disimpan beberapa hari
- Ayam atau daging suwir berbumbu sebagai lauk praktis
- Buah potong yang sudah disimpan dalam wadah tertutup
Dengan cara ini, waktu menjelang azan magrib dapat dimanfaatkan untuk beristirahat atau berkumpul bersama keluarga tanpa tergesa-gesa di dapur.
Lebih Hemat dan Gizi Tetap Terjaga
Menyiapkan menu untuk beberapa hari sekaligus juga membantu mengatur anggaran belanja karena bahan makanan bisa direncanakan lebih matang. Selain itu, memasak sendiri membuat kualitas kebersihan dan kandungan gizi lebih terkontrol.
Kombinasi karbohidrat, protein, sayuran, dan buah tetap penting untuk menjaga stamina selama Ramadan. Dengan perencanaan yang baik, sahur dan buka puasa dapat tetap praktis tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi tubuh.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Aktivitas Padat saat Ramadan? Ini Solusi Praktis Siapkan Menu Sahur dan Buka Puasa










