Site icon Corong Sukabumi

Gerah Seharian Saat Musim Kemarau, Ini Kebiasaan yang Bisa Bantu Tubuh Lebih Sejuk

CORONGSUKABUMI.com โ€“ Saat musim kemarau atau ketika suhu udara sedang tinggi, banyak orang merasa gerah meski hanya duduk diam di rumah. Tubuh terasa lengket, mudah berkeringat, dan sulit merasa nyaman, terutama pada siang hingga sore hari.

Kondisi tersebut sebenarnya wajar karena tubuh berusaha menurunkan suhu dengan mengeluarkan keringat. Namun, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan agar tubuh terasa lebih sejuk tanpa harus terus-menerus berada di ruangan ber-AC.

Perbanyak Minum Air Putih

Saat cuaca panas, tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat.

Minum air putih secara rutin membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil dan mencegah dehidrasi. Jangan menunggu haus berlebihan untuk mulai minum karena rasa haus sering muncul setelah tubuh mulai kekurangan cairan.

Pilih Minuman yang Menyegarkan

Selain air putih, beberapa minuman berikut bisa membantu tubuh terasa lebih segar:

โ€“ air kelapa,
โ€“ infused water dengan irisan lemon atau mentimun,
โ€“ teh hangat atau teh dingin tanpa terlalu banyak gula,
โ€“ jus buah segar tanpa tambahan gula berlebihan.

Hindari terlalu banyak minuman tinggi gula karena justru bisa membuat rasa haus lebih cepat muncul.

Gunakan Pakaian yang Menyerap Keringat

Pilih pakaian berbahan katun atau bahan yang mudah menyerap keringat. Warna terang juga lebih baik digunakan saat cuaca panas karena tidak terlalu menyerap panas matahari dibanding warna gelap.

Pakaian yang longgar membantu sirkulasi udara di sekitar tubuh sehingga rasa gerah berkurang.

Mandi atau Kompres Air Dingin

Mandi dengan air suhu normal atau sedikit sejuk dapat membantu menurunkan suhu tubuh.

Jika tidak sempat mandi, kompres dingin pada leher, pergelangan tangan, atau wajah juga bisa memberikan sensasi segar dalam waktu singkat.

Kurangi Aktivitas Berat di Siang Hari

Suhu udara biasanya paling tinggi antara pukul 11.00 hingga 15.00.

Jika memungkinkan, tunda aktivitas berat seperti olahraga intensif atau pekerjaan fisik pada jam-jam tersebut. Pilih waktu pagi atau sore ketika udara lebih sejuk.

Buat Ruangan Lebih Nyaman

Agar rumah terasa lebih sejuk, beberapa langkah berikut bisa dicoba:

โ€“ buka jendela pada pagi dan malam hari untuk memperlancar sirkulasi udara,
โ€“ tutup tirai atau gorden saat matahari terik,
โ€“ gunakan kipas angin untuk membantu penguapan keringat,
โ€“ kurangi penggunaan lampu atau peralatan elektronik yang menghasilkan panas berlebih.

Tanaman di sekitar rumah juga dapat membantu membuat lingkungan terasa lebih teduh.

Konsumsi Buah yang Banyak Mengandung Air

Buah-buahan seperti semangka, melon, jeruk, nanas, dan mentimun mengandung banyak air sehingga membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus memberikan sensasi segar.

Mengonsumsi buah dingin dari lemari pendingin secukupnya juga bisa membantu mengurangi rasa gerah.

Hindari Makanan Terlalu Pedas dan Berlemak

Makanan yang sangat pedas atau berlemak dapat membuat tubuh terasa lebih panas dan meningkatkan produksi keringat pada sebagian orang.

Saat cuaca sedang terik, pilih makanan yang lebih ringan seperti sayur, buah, sup, atau lauk yang tidak terlalu berminyak.

Jika Gerah Disertai Keluhan Lain, Jangan Diabaikan

Rasa gerah akibat cuaca panas umumnya akan membaik setelah tubuh didinginkan dan kebutuhan cairan terpenuhi. Namun, segera beristirahat dan cari pertolongan medis jika muncul gejala seperti:

โ€“ pusing berat,
โ€“ mual atau muntah,
โ€“ kram otot,
โ€“ jantung berdebar cepat,
โ€“ lemas berlebihan,
โ€“ kebingungan atau penurunan kesadaran.

Gejala tersebut bisa menjadi tanda gangguan akibat panas yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Cuaca panas memang sulit dihindari, tetapi rasa gerah bisa dikurangi dengan kebiasaan sederhana seperti cukup minum, memilih pakaian yang tepat, menjaga sirkulasi udara, dan mengatur aktivitas harian. Dengan langkah-langkah tersebut, tubuh akan terasa lebih nyaman dan tetap segar meski suhu udara sedang tinggi.

sumber: berbagai sumber

Exit mobile version