Beranda / Lifestyle / Ingin Tetap Fit Selama Ramadan? Ini Panduan Waktu dan Olahraga yang Aman Saat Puasa

Ingin Tetap Fit Selama Ramadan? Ini Panduan Waktu dan Olahraga yang Aman Saat Puasa

CORONGSUKABUMI.com – Bulan Ramadan kerap menjadi alasan sebagian orang untuk mengurangi bahkan menghentikan aktivitas fisik. Padahal, olahraga tetap bisa dilakukan selama berpuasa asalkan memperhatikan waktu pelaksanaan, jenis latihan, serta kondisi tubuh. Dengan pengaturan yang tepat, tubuh justru dapat tetap bugar tanpa mengganggu ibadah.

Selama lebih dari 12 jam tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman. Kondisi ini membuat banyak orang khawatir akan mengalami lemas atau dehidrasi jika tetap berolahraga. Namun, aktivitas fisik dengan intensitas yang sesuai justru membantu menjaga kebugaran, meningkatkan metabolisme, serta mengontrol berat badan selama Ramadan.

Pilih Waktu yang Tepat

Menentukan waktu olahraga menjadi kunci utama agar tetap aman saat puasa. Ada beberapa waktu yang direkomendasikan.

Baca Juga :  Daging Kurban Empuk dan Bebas Bau? Begini Cara Masaknya

Pertama, sekitar 30–60 menit sebelum berbuka puasa. Meski energi mulai menurun, waktu yang berdekatan dengan azan magrib memungkinkan tubuh segera mendapatkan cairan dan nutrisi setelah latihan selesai.

Kedua, 1–2 jam setelah berbuka. Pada waktu ini tubuh sudah mendapatkan asupan energi sehingga relatif lebih kuat untuk berolahraga. Namun, hindari latihan berat agar tidak mengganggu proses pencernaan.

Ketiga, setelah salat tarawih. Waktu ini cocok untuk olahraga ringan hingga sedang tanpa terburu-buru waktu berbuka.

Sebaliknya, olahraga pada siang hari saat cuaca terik sebaiknya dihindari karena berisiko meningkatkan dehidrasi dan kelelahan.

Pilih Jenis Olahraga yang Aman

Selama Ramadan, pilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang. Beberapa aktivitas yang relatif aman antara lain jalan kaki, jogging ringan, bersepeda santai, yoga, serta latihan kekuatan dengan beban ringan.

Baca Juga :  Aktivitas Tetap Padat Saat Ramadan? Siapkan Menu Sekaligus Jadi Cara Praktis Sahur dan Berbuka

Durasi latihan 20–40 menit sudah cukup untuk menjaga kebugaran. Hindari olahraga berintensitas tinggi seperti high intensity interval training (HIIT) atau angkat beban berat, terutama jika kondisi tubuh tidak prima.

Bagi yang sudah terbiasa berolahraga sebelum Ramadan, tetap lakukan penyesuaian intensitas agar tubuh tidak mengalami stres berlebihan.

Perhatikan Asupan dan Hidrasi

Stamina saat berolahraga di bulan puasa sangat bergantung pada asupan nutrisi saat sahur dan berbuka. Pilih makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein, serat, serta cukupi kebutuhan cairan.

Saat berbuka, dahulukan minum air putih untuk mengganti cairan yang hilang. Hindari konsumsi minuman berkafein berlebihan karena dapat memicu dehidrasi.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Terbitkan Aturan Tertib Ramadhan 1446 H, Satpol PP Siap Tindak Pelanggar

Selain itu, pastikan waktu istirahat dan tidur tetap cukup agar tubuh memiliki kesempatan memulihkan energi.

Dengarkan Sinyal Tubuh

Setiap orang memiliki kondisi fisik yang berbeda. Jika muncul gejala seperti pusing, mual, lemas berlebihan, atau jantung berdebar tidak normal saat berolahraga, segera hentikan aktivitas dan beristirahat.

Ramadan bukan penghalang untuk tetap aktif. Dengan perencanaan yang tepat dan mengenali batas kemampuan tubuh, olahraga tetap dapat dilakukan secara aman hingga akhir bulan suci.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Tetap Bugar Saat Puasa, Ini Waktu dan Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan Selama Ramadan

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!