CORONGSUKABUMI.com โ Saat Idul Adha, banyak masyarakat mengolah daging kurban dalam jumlah besar. Namun setelah proses memasak selesai, sering kali masih tersisa tulang, lemak, maupun potongan kecil daging yang akhirnya dibuang begitu saja.
Padahal, bagian-bagian tersebut masih bisa dimanfaatkan menjadi berbagai olahan yang berguna. Selain lebih hemat, memanfaatkan sisa kurban juga dapat membantu mengurangi limbah makanan.
Kebiasaan mengolah seluruh bagian hewan kurban juga sudah lama dilakukan di berbagai daerah sebagai bentuk penghargaan terhadap makanan agar tidak mubazir.
Tulang Bisa Diolah Menjadi Kaldu
Salah satu cara paling umum memanfaatkan tulang sapi, kambing, maupun kerbau adalah mengolahnya menjadi kaldu.
Tulang yang direbus dalam waktu cukup lama dapat menghasilkan kuah gurih yang bisa digunakan untuk berbagai masakan seperti:
โ Sop
โ Bakso
โ Gulai
โ Mi kuah
โ Bubur
Kaldu tulang juga masih mengandung nutrisi seperti kolagen dan mineral dari sumsum tulang.
Agar hasilnya tidak terlalu berbau, tulang biasanya direbus lebih dulu lalu dibuang air pertamanya sebelum dimasak kembali.
Sisa Potongan Daging Bisa Dijadikan Olahan Baru
Potongan kecil daging yang tersisa setelah memasak sering dianggap tidak berguna. Padahal, bagian tersebut masih bisa diolah menjadi berbagai makanan.
Beberapa ide olahan yang cukup praktis antara lain:
โ Isian nasi goreng
โ Tumisan pedas
โ Abon rumahan
โ Campuran mie atau bihun
โ Oseng daging
Dengan pengolahan yang tepat, sisa potongan daging tetap bisa dimanfaatkan tanpa harus terbuang.
Lemak Bisa Digunakan untuk Campuran Masakan
Sebagian masyarakat biasanya membuang lemak daging karena dianggap tidak terpakai. Padahal, lemak masih bisa dimanfaatkan dalam jumlah tertentu sebagai penambah rasa masakan.
Lemak sapi misalnya sering digunakan untuk:
โ Campuran tumisan
โ Minyak untuk memasak
โ Penambah rasa pada sate atau gulai
Namun penggunaannya tetap disarankan tidak berlebihan karena kandungan lemak jenuh cukup tinggi.
Tulang dan Sisa Organik Bisa Dijadikan Pupuk
Selain untuk makanan, sebagian tulang dan sisa organik juga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos.
Beberapa masyarakat memanfaatkan:
โ Sisa sayuran
โ Tulang tertentu
โ Sisa makanan organik
untuk diolah menjadi kompos bagi tanaman.
Cara ini dinilai membantu mengurangi sampah rumah tangga sekaligus bermanfaat bagi lingkungan.
Hindari Membuang Sisa Kurban Sembarangan
Saat Idul Adha, limbah sisa penyembelihan sering menjadi masalah jika tidak dikelola dengan baik. Bau tidak sedap dan pencemaran lingkungan dapat muncul akibat pembuangan sembarangan.
Karena itu, masyarakat disarankan memisahkan limbah organik dan sampah lain agar lebih mudah diolah atau dibuang dengan benar.
Beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan antara lain:
โ Simpan sisa daging di tempat tertutup
โ Jangan membuang limbah ke sungai
โ Gunakan kantong khusus sampah organik
โ Bersihkan area memasak dan penyembelihan segera setelah digunakan
โ Mengurangi Mubazir Saat Idul Adha
Dalam ajaran Islam, makanan juga dianjurkan untuk dimanfaatkan dengan baik dan tidak dibuang percuma.
Karena itu, memanfaatkan tulang dan sisa daging kurban bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi mubazir sekaligus membuat bahan makanan lebih bernilai guna.
Selain lebih hemat, kebiasaan ini juga membantu mengurangi limbah makanan yang sering meningkat saat momen Idul Adha.
sumber: berbagai sumber

