CORONGSUKABUMI.com โ Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab cedera dan kematian yang cukup tinggi di berbagai daerah, termasuk Sukabumi. Banyak kecelakaan terjadi bukan semata-mata karena kondisi jalan, tetapi juga akibat kurangnya persiapan pengendara sebelum melakukan perjalanan.
Langkah pencegahan sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal sederhana sebelum kendaraan dijalankan.
Melansir berbagai sumber, berikut beberapa persiapan yang dapat membantu meminimalkan risiko kecelakaan saat berkendara.
Pastikan Kondisi Tubuh Fit
Jangan memaksakan diri berkendara saat mengantuk, sakit, atau kelelahan.
Konsentrasi dan refleks tubuh akan menurun ketika kondisi fisik tidak prima. Jika harus melakukan perjalanan jauh, usahakan tidur cukup dan beristirahat setiap beberapa jam agar tubuh tetap segar.
Periksa Kendaraan Sebelum Berangkat
Pemeriksaan singkat sebelum berkendara dapat mencegah masalah di tengah perjalanan. Beberapa bagian yang perlu diperhatikan antara lain:
โ rem,
โ ban dan tekanan angin,
โ lampu utama dan lampu sein,
โ spion,
โ klakson,
โ bahan bakar,
โ oli dan cairan kendaraan.
Kerusakan kecil yang diabaikan bisa berakibat fatal ketika kendaraan digunakan di jalan.
Gunakan Perlengkapan Keselamatan
Pengendara motor wajib menggunakan helm berstandar SNI dan mengencangkannya dengan benar. Sementara pengemudi mobil dan penumpang sebaiknya selalu mengenakan sabuk pengaman, termasuk saat menempuh perjalanan jarak dekat.
Perlengkapan keselamatan terbukti dapat mengurangi risiko cedera serius ketika terjadi kecelakaan.
Hindari Menggunakan Ponsel
Mengemudi sambil menggunakan telepon genggam membuat perhatian terpecah. Membalas pesan atau melihat layar hanya beberapa detik dapat membuat pengendara kehilangan fokus terhadap kondisi jalan di depannya.
Jika ada panggilan atau pesan penting, menepilah di tempat yang aman sebelum menggunakan ponsel.
Patuhi Aturan Lalu Lintas
Batas kecepatan, lampu lalu lintas, marka jalan, dan rambu-rambu dibuat untuk melindungi pengguna jalan.
Mengemudi terlalu cepat tidak hanya meningkatkan kemungkinan kecelakaan, tetapi juga memperparah dampaknya. Berkendara sesuai aturan memberi waktu lebih banyak untuk bereaksi ketika terjadi situasi darurat.
Jaga Jarak Aman
Menjaga jarak dengan kendaraan di depan memberi ruang untuk mengerem atau menghindar jika terjadi pengereman mendadak.
Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin jauh jarak aman yang diperlukan.
Perhatikan Kondisi Cuaca
Saat hujan, kabut, atau jalan licin, kurangi kecepatan dan hindari manuver mendadak. Nyalakan lampu jika diperlukan agar kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
Genangan air juga perlu diwaspadai karena dapat menutupi lubang atau membuat ban kehilangan daya cengkeram.
Kendalikan Emosi Saat Berkendara
Kemacetan dan pelanggaran pengguna jalan lain sering memicu emosi. Namun, berkendara dalam keadaan marah dapat membuat seseorang mengambil keputusan berbahaya, seperti menyalip sembarangan atau memacu kendaraan secara berlebihan.
Tetap tenang dan fokus pada keselamatan jauh lebih penting daripada memenangkan ego di jalan.
Keselamatan Dimulai dari Kebiasaan
Mengurangi risiko kecelakaan tidak memerlukan tindakan yang rumit. Memastikan tubuh dalam kondisi fit, memeriksa kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjaga konsentrasi merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa.
Pada akhirnya, tujuan berkendara bukan hanya tiba lebih cepat, tetapi tiba dengan selamat bersama seluruh pengguna jalan lainnya.
sumber: berbagai sumber

