CORONGSUKABUMI.com – Rasa lemas saat berpuasa, terutama menjelang siang hingga sore hari, menjadi keluhan yang kerap dirasakan banyak orang. Kondisi ini umumnya muncul beberapa jam setelah sahur, ketika cadangan energi mulai menurun dan tubuh tidak lagi mendapat asupan makanan maupun cairan.
Secara fisiologis, saat menjalani puasa Ramadan, tubuh tidak menerima asupan selama kurang lebih 12–14 jam. Dalam kondisi tersebut, tubuh akan menggunakan cadangan energi yang tersimpan. Jika tidak diimbangi dengan pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka, rasa lemas lebih mudah muncul.
Sejumlah sumber kesehatan menyebutkan, penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa berkaitan dengan penurunan kadar gula darah, dehidrasi ringan, kurangnya asupan gizi seimbang, hingga perubahan pola tidur.
Berikut beberapa penyebab umum tubuh terasa lemas di siang hari saat puasa:
1. Kadar Gula Darah Menurun
Gula darah atau glukosa merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Setelah beberapa jam tidak makan, kadar glukosa dalam darah akan menurun secara alami.
Menurut World Health Organization (WHO), asupan karbohidrat yang cukup dan seimbang dibutuhkan untuk menjaga energi tetap stabil. Konsumsi makanan tinggi gula sederhana saat sahur memang dapat meningkatkan energi dengan cepat, namun efeknya tidak bertahan lama dan justru membuat tubuh lebih cepat merasa lemas ketika kadar gula darah kembali turun.
2. Kurang Cairan atau Dehidrasi
Tidak minum selama berjam-jam berisiko menyebabkan dehidrasi ringan. Gejalanya meliputi rasa lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, hingga sakit kepala.
Sejumlah literatur kesehatan menjelaskan bahwa kehilangan cairan tubuh dalam jumlah kecil sekalipun dapat memengaruhi fungsi fisik dan kognitif. Kurangnya konsumsi air putih saat sahur dan berbuka menjadi faktor yang paling sering terjadi.
Untuk menjaga keseimbangan cairan, kebutuhan minum harian tetap harus terpenuhi dengan membaginya secara teratur antara waktu berbuka hingga sahur.
3. Kurang Asupan Protein dan Serat Saat Sahur
Menu sahur yang hanya didominasi karbohidrat sederhana, seperti nasi putih tanpa tambahan protein, sayur, dan buah, dapat membuat rasa kenyang tidak bertahan lama.
Protein dan serat berperan memperlambat proses pencernaan sehingga energi dilepaskan secara bertahap dan tubuh tidak cepat merasa lemas.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur, yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein hewani atau nabati, sayuran, buah, serta cukup air putih untuk menjaga stamina selama berpuasa.
4. Kurang Tidur
Perubahan pola tidur selama Ramadan turut memengaruhi kondisi fisik di siang hari. Waktu tidur yang berkurang akibat sahur dan ibadah malam dapat menurunkan konsentrasi, mempercepat rasa lelah, serta mengganggu daya tahan tubuh.
Tidur yang cukup membantu proses pemulihan energi dan menjaga kebugaran selama menjalani aktivitas harian saat puasa.
5. Aktivitas Fisik Berlebihan
Tetap aktif selama puasa dianjurkan, namun aktivitas fisik yang terlalu berat tanpa penyesuaian dapat mempercepat pengurasan energi. Tubuh yang tidak mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu lama memerlukan pengaturan intensitas aktivitas agar tidak memicu kelelahan berlebih.
Cara Mengatasi Lemas Saat Puasa
Untuk meminimalkan rasa lemas di siang hari, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum saat sahur
- Menambahkan sumber protein seperti telur, ayam, ikan, tahu, atau tempe
- Memperbanyak sayur dan buah
- Mencukupi kebutuhan cairan dengan pola 2–4–2 (dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dua gelas saat sahur)
- Mengatur waktu tidur agar tetap cukup
- Mengurangi konsumsi makanan terlalu manis dan tinggi lemak
Jika rasa lemas disertai gejala berat seperti pusing berlebihan, jantung berdebar, keringat dingin, atau hampir pingsan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Pada dasarnya, rasa lemas saat puasa merupakan kondisi yang wajar. Namun dengan pengaturan pola makan, kecukupan cairan, serta istirahat yang baik, kondisi tersebut dapat diminimalkan sehingga ibadah tetap berjalan lancar dan tubuh tetap bugar sepanjang hari.
Sumber Jubirtvnews.com: Sering Lemas di Siang Hari Saat Puasa? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

