Site icon Corong Sukabumi

Siang Gerah, Malam Dingin? Begini Cara Jaga Tubuh Tetap Fit

CORONGSUKABUMI.com โ€“ Banyak orang mengeluhkan cuaca yang terasa sangat panas pada siang hari, tetapi berubah menjadi dingin saat malam tiba. Kondisi ini cukup sering terjadi pada musim kemarau dan membuat tubuh terasa tidak nyaman, terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Melansir dari sejumlah sumber, perbedaan suhu yang cukup besar antara siang dan malam merupakan hal yang umum terjadi saat musim kemarau. Langit yang cenderung cerah membuat panas matahari mudah mencapai permukaan bumi pada siang hari, sementara pada malam hari panas tersebut cepat dilepaskan kembali ke atmosfer sehingga udara terasa lebih dingin.

Perubahan suhu yang cepat ini tidak selalu berbahaya, tetapi tubuh perlu beradaptasi agar tidak mudah mengalami gangguan kesehatan.

Mengapa Siang Terasa Sangat Gerah?

Saat siang hari, sinar matahari memanaskan permukaan tanah, bangunan, dan jalan. Panas tersebut kemudian dipantulkan kembali sehingga udara di sekitar terasa lebih gerah.

Kelembapan udara yang masih cukup tinggi di beberapa wilayah juga dapat membuat keringat lebih sulit menguap. Akibatnya, tubuh terasa lengket dan mudah berkeringat meski aktivitas tidak terlalu berat.

Mengapa Malam Bisa Terasa Dingin?

Pada malam hari, terutama ketika langit cerah tanpa banyak awan, panas yang tersimpan di permukaan bumi akan cepat hilang ke atmosfer. Karena tidak ada awan yang menahan panas, suhu udara turun lebih cepat dan terasa lebih dingin dibandingkan siang hari.

Kondisi ini biasanya lebih terasa di daerah dataran tinggi atau wilayah dengan udara yang relatif kering.

Dampaknya bagi Tubuh

Perubahan suhu yang cukup ekstrem dapat memengaruhi daya tahan tubuh, terutama jika seseorang kurang istirahat atau kurang menjaga asupan cairan.

Keluhan yang sering muncul antara lain:

โ€“ tenggorokan terasa tidak nyaman,
โ€“ hidung tersumbat atau pilek ringan,
โ€“ tubuh mudah lelah
โ€“ sakit kepala,
โ€“ gangguan tidur karena suhu malam terlalu dingin.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak selalu berarti seseorang sedang sakit.

Cara Menyiasati Cuaca Siang Panas dan Malam Dingin

Agar tubuh tetap nyaman menghadapi perubahan suhu, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

Saat siang hari

โ€“ perbanyak minum air putih,
โ€“ gunakan pakaian yang menyerap keringat,
โ€“ hindari terlalu lama berada di bawah terik matahari,
โ€“ gunakan topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan.

Saat malam hari

โ€“ gunakan pakaian yang lebih hangat jika udara mulai dingin,
โ€“ hindari tidur dengan tubuh masih berkeringat setelah beraktivitas,
โ€“ tutup jendela jika angin malam terlalu dingin,
โ€“ cukupi waktu tidur agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Jangan Lupa Menjaga Daya Tahan Tubuh

Selain menyesuaikan pakaian dengan suhu udara, menjaga kondisi tubuh juga penting dilakukan dengan:

โ€“ makan bergizi seimbang,
โ€“ mengonsumsi buah dan sayur,
โ€“ berolahraga ringan secara teratur,
โ€“ menghindari begadang terlalu sering.

Tubuh yang fit biasanya lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan cuaca.

sumber: berbagai sumber

Exit mobile version