CORONGSUKABUMI.com – Kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan pelestarian lingkungan digaungkan dalam kegiatan Jalan Sehat dan Kampanye Peduli Lingkungan yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sukabumi, Minggu (24/8/2025), di Pusat Kegiatan Muhammadiyah, Jayamekar. Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat memperingati 80 Tahun Kemerdekaan Indonesia dan Bulan Berbangsa dan Bernegara.
Ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar Muhammadiyah hingga masyarakat umum, mengikuti kegiatan jalan sehat yang dikombinasikan dengan kampanye kesadaran lingkungan. Turut hadir sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Asisten Administrasi Umum Imran Wardhani, Camat Baros Hendaya, dan Lurah Jayamekar Ragam Zainul Alam.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki menekankan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata membangun kebiasaan baik.
“Penting saya utarakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap kesehatan diri dan kelestarian lingkungan hidup,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peran Muhammadiyah yang dianggap konsisten menginisiasi kegiatan positif bagi masyarakat.
Menurutnya, jalan sehat menjadi sarana memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kebersamaan, dan menyebarkan pesan penting tentang kepedulian lingkungan. Ia menyoroti isu perubahan iklim dan kerusakan alam sebagai tantangan global yang harus ditanggapi melalui tindakan lokal.
“Oleh karena itu, langkah-langkah kecil seperti mengurangi sampah, menanam pohon, hingga membiasakan diri berjalan kaki adalah kontribusi nyata yang harus kita lakukan secara konsisten,” ujar Ayep Zaki.
Lebih lanjut, Pemerintah Kota Sukabumi berkomitmen memperkuat kebijakan ramah lingkungan seperti peningkatan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga edukasi lingkungan di sekolah-sekolah.
Namun demikian, keberhasilan tidak bisa digantungkan pada pemerintah semata.
“Muhammadiyah selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga dakwah sosial. Kegiatan pagi ini adalah salah satu bukti nyata kontribusi Muhammadiyah dalam membangun kesadaran publik,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa penggabungan nilai keagamaan, kesehatan jasmani, dan kepedulian lingkungan yang dilakukan Muhammadiyah adalah bentuk konkret gerakan sosial yang dibutuhkan masyarakat saat ini.
Momentum peringatan 80 tahun kemerdekaan juga disebut sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan peran warga dalam mengisi kemerdekaan secara substansial.
“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya pada hari ini, melainkan menjadi langkah awal membangun budaya hidup sehat dan peduli lingkungan di Kota Sukabumi,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk terus mendorong aksi kolektif demi bumi yang lebih baik.
“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak-pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan menjadi ladang amal bagi kita semua,” tutupnya, sebelum secara resmi membuka kegiatan.