CORONGSUKABUMI.com โ Suasana persiapan Timnas Iran menuju Piala Dunia 2026 diwarnai insiden mengejutkan setelah aparat kepolisian menemukan sesosok mayat dalam kondisi membusuk di dekat area latihan tim tersebut di Tijuana, Meksiko, Jumat (12/6/2026) waktu setempat.
Jenazah tersebut ditemukan di dalam bagasi sebuah mobil SUV Toyota berwarna abu-abu yang terparkir di area pusat perbelanjaan, tepat di seberang fasilitas latihan yang digunakan skuad Iran. Penemuan itu berawal dari laporan warga sekitar yang mencium bau menyengat dari kendaraan yang diduga sudah beberapa hari terparkir di lokasi tersebut.
Saat petugas membuka bagasi, mereka menemukan tubuh seseorang yang dibungkus kantong berwarna hitam dengan dugaan kuat menjadi korban tindak kekerasan.
Hingga saat ini, identitas korban belum diumumkan ke publik. Kepolisian dan kejaksaan setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian serta pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.
Lokasi penemuan mayat diketahui berada tidak jauh dari pusat latihan Timnas Iran, yang berjarak kurang dari 300 meter dari area yang digunakan sebagai markas sementara selama Piala Dunia 2026. Meski demikian, aparat menegaskan belum ada indikasi keterkaitan antara kasus tersebut dengan aktivitas tim nasional Iran maupun penyelenggaraan turnamen.
Pihak kepolisian menyebut kasus ini ditangani sebagai penyelidikan kriminal terpisah.
Timnas Iran sendiri telah berada di Tijuana sejak awal Juni setelah memindahkan lokasi persiapan dari Arizona, Amerika Serikat. Perpindahan tersebut dilakukan menjelang turnamen setelah sebelumnya menghadapi sejumlah kendala teknis dan administratif.
Iran tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir. Mereka dijadwalkan melakoni laga perdana melawan Selandia Baru sebelum menghadapi dua pertandingan berat lainnya di fase grup.
Insiden penemuan mayat ini menambah sorotan terhadap persiapan Iran yang sebelumnya juga diwarnai berbagai isu non-teknis, mulai dari persoalan geopolitik hingga pengurusan visa. Namun, FIFA bersama otoritas setempat memastikan seluruh rangkaian Piala Dunia 2026 tetap berjalan sesuai jadwal dengan pengamanan yang diperketat.
Tijuana sendiri dikenal sebagai salah satu kota dengan tingkat kekerasan tinggi di Meksiko. Data pemerintah setempat mencatat ribuan kasus pembunuhan terjadi setiap tahunnya, meski dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan.
Meski demikian, kota yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat itu tetap menjadi salah satu wilayah dengan tantangan keamanan yang signifikan akibat aktivitas jaringan kriminal dan jalur penyelundupan narkoba.
Otoritas Meksiko dan FIFA menegaskan bahwa pengamanan di seluruh venue dan fasilitas latihan peserta turnamen telah diperketat untuk memastikan keselamatan pemain, ofisial, dan suporter selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Sumber Jubirtvnews.com:ย Mayat Membusuk Ditemukan Dekat Kamp Latihan Timnas Iran Jelang Laga Piala Dunia 2026

