Site icon Corong Sukabumi

Jampang Ngabhuana 3 Jadi Ruang Pelestarian Budaya Pajampangan, Dispar Sukabumi Beri Dukungan

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com โ€“ Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi mendorong pelestarian budaya lokal melalui kegiatan Jampang Ngabhuana 3 yang digelar di Lapang Lodaya Setra, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada 10โ€“11 Oktober 2026.

Kegiatan yang diinisiasi Paguyuban Jampang Tandang Makalangan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk merayakan seni, tradisi, sekaligus memperkuat identitas budaya Pajampangan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan kemeriahan Jampang Ngabhuana 3 menunjukkan bahwa kegiatan yang tumbuh dari inisiatif masyarakat dapat berkembang menjadi gelaran besar melalui keterlibatan berbagai elemen.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap daerah menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya.

Ali menegaskan, pelestarian budaya harus berangkat dari kesadaran masyarakat sendiri. Hal tersebut sejalan dengan ungkapan Sunda yang menjadi semangat masyarakat Pajampangan, yakni โ€œArek ku saha deui dimumule lamun lain ku urang sorangan.โ€

Ungkapan tersebut mengandung makna bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama, terutama masyarakat yang memiliki kedekatan dengan tradisi dan identitas daerahnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga partisipasi masyarakat agar terus tumbuh di tengah dukungan pemerintah daerah. Menurutnya, intervensi pemerintah semestinya memperkuat inisiatif yang telah terbangun, bukan justru menghilangkan kemandirian masyarakat.

โ€œOleh karenanya memang tugas kita hari ini adalah menjaga partisipasi tadi tetap bisa berkembang, jangan sampai nanti intervensi pemerintah daerah memberikan dukungan dan dorongan malah menghilangkan partisipasi yang hari ini sudah terbangun tetapi menjaga agar tetap bisa tumbuh berkembang,โ€ ujar Ali.

Ia menilai, pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting agar kegiatan berbasis budaya dapat terus berkembang. Hal itu tidak terlepas dari peran berbagai figur di masyarakat yang memiliki semangat dan tujuan yang sama dalam menjaga budaya Pajampangan.

โ€œDan oleh karenanya memang harus dihadirkan pemberdayaan dan ini muncul karena banyak figus-figur yang muncul dan kemudian menyatu padu dan memiliki rasa yang sama rasa itu yakni rasa warga Jampang,โ€ katanya.

Melalui Jampang Ngabhuana 3, Dispar Kabupaten Sukabumi berharap kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal semakin kuat. Selain menjadi sarana pelestarian tradisi, kegiatan ini juga berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik pariwisata berbasis budaya.

Dukungan terhadap kegiatan yang tumbuh dari masyarakat diharapkan mampu menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata daerah tanpa menghilangkan nilai-nilai dan identitas budaya Pajampangan.

Traktir Kopi
Exit mobile version