Site icon Corong Sukabumi

Reses di Surade, Erpa Aris Purnama Serap Aspirasi Warga Sukatani Sukabumi

CORONGSUKABUMI.com – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Erpa Aris Purnama, melaksanakan kegiatan Reses Kesatu DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun Sidang 2026 di Daerah Pemilihan VI. Kegiatan tersebut digelar di Kampung Cipari, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Rabu (4/2/2026).

Reses dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus dialog langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat. Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan yang dihadapi di lingkungan mereka.

Erpa Aris Purnama mengungkapkan, aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Sukatani didominasi persoalan fasilitas umum. Di antaranya usulan rehabilitasi bangunan PAUD, perbaikan jalan lingkungan, serta permohonan akses bantuan infrastruktur yang dinilai masih sangat dibutuhkan.

Menurutnya, persoalan infrastruktur jalan masih menjadi keluhan utama yang terus muncul dalam setiap kegiatan reses, baik pada tahun 2025 maupun hingga saat ini. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar akses bantuan perbaikan jalan lingkungan dapat dibuka lebih luas.

“Masalah jalan ini hampir selalu menjadi aspirasi dominan yang disampaikan masyarakat. Ini harus menjadi perhatian bersama agar perbaikan jalan lingkungan bisa segera direalisasikan,” ujarnya.

Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan aspirasi di bidang keagamaan, yakni permohonan bantuan sarana peribadahan untuk masjid. Tak hanya itu, dukungan di sektor peternakan juga menjadi harapan masyarakat, berupa bantuan ternak domba atau sapi.

Aspirasi tersebut sejalan dengan potensi Desa Sukatani yang memiliki lahan cukup luas serta sumber daya alam yang mendukung untuk pengembangan usaha peternakan.

Meski berada di Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Erpa menegaskan seluruh aspirasi lintas sektor tetap akan ditampung dan diperjuangkan. Ia memastikan usulan masyarakat akan disampaikan kepada komisi terkait agar dapat ditindaklanjuti.

“Walaupun saya di Komisi I tidak membidangi peternakan, pertanian, atau keagamaan, tetapi usulan lintas komisi tidak menjadi masalah. Semua kita catat dan tampung, nanti disampaikan ke rekan-rekan di Komisi II, III, maupun IV agar bisa membantu permasalahan yang disampaikan masyarakat,” jelasnya.

Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut akan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD, agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan skala prioritas pembangunan daerah.

Exit mobile version