CORONGSUKABUMI.com โ Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pelaksanaan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mewujudkan kawasan permukiman yang lebih sehat dan manusiawi.
Program ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan permukiman di berbagai wilayah.
Upaya tersebut kembali terlihat dalam kegiatan peninjauan pembangunan rumah warga di Kampung Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Peninjauan dilakukan bersama Bupati Sukabumi, Asep Japar, serta jajaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi.
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa program Rutilahu tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Sendi menyebut program Rutilahu menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
โKami ingin pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,โ ujar Sendi.
Menurutnya, persoalan rumah tidak layak huni masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, terutama di kawasan padat penduduk serta daerah dengan keterbatasan ekonomi masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan penanganannya.
Ia juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan turut memperkuat nilai gotong royong yang menjadi karakter sosial di Kabupaten Sukabumi.
Peninjauan di Kecamatan Cibadak tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan program bantuan rumah berjalan sesuai sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
Selain perbaikan fisik rumah, program Rutilahu juga diarahkan untuk mendukung penataan lingkungan permukiman agar lebih sehat, aman, dan layak huni. Upaya ini dinilai penting untuk menekan risiko sosial maupun kesehatan akibat kondisi hunian yang tidak memadai.
Disperkim Kabupaten Sukabumi memastikan program perbaikan rumah tidak layak huni akan terus dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah. Pemerintah juga mendorong partisipasi aktif masyarakat agar program ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Sendi berharap program tersebut dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di Kabupaten Sukabumi.
โHarapannya, masyarakat bisa tinggal di rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan masa depan masyarakat yang lebih baik,โ pungkasnya.

