CORONGSUKABUMI.com – Persaingan menuju takhta juara paruh musim Super League 2025/26 akan mencapai puncaknya ketika Persib Bandung bentrok dengan Persija Jakarta pada pekan ke-17. Duel klasik yang sarat gengsi ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026, pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim yang masih membuka peluang besar finis di puncak klasemen putaran pertama. Hingga pekan ke-16, Persib dan Persija sama-sama mengoleksi 35 poin. Keduanya hanya terpaut dua angka dari Borneo FC yang saat ini memimpin klasemen dengan 37 poin, namun sudah menuntaskan laga pekan ke-17 usai kalah 0-2 dari Persita Tangerang pada Jumat, 9 Januari 2026. Artinya, kemenangan di GBLA akan mengantar Persib atau Persija menyabet status juara paruh musim, sementara hasil imbang memastikan Borneo FC tetap bertahan di puncak.
Pertemuan dua musuh bebuyutan ini dipastikan menyedot perhatian luas, tak hanya dari Bobotoh dan Jakmania, tetapi juga pecinta sepak bola Tanah Air. Rivalitas panjang, tensi tinggi, serta gengsi besar menjadikan laga Persib kontra Persija selalu lebih dari sekadar pertandingan biasa. Adu taktik, duel keras, hingga drama di lapangan kerap mewarnai setiap pertemuan kedua tim.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan kesiapan anak asuhnya untuk menjaga martabat Maung Bandung di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang diprediksi memadati stadion. Pelatih asal Kroasia itu menyebut laga kontra Persija sebagai salah satu derbi terbesar di kawasan Asia Tenggara.
“Ini merupakan salah satu derbi terbesar di Asia Tenggara. Karena itu, saya tidak perlu memotivasi pemain lagi. Justru tugas saya adalah membuat mereka lebih tenang dan tidak terlalu emosional,” ujar Hodak, dikutip dari persib.co.id.
Hodak mengakui, Persija memiliki kualitas yang membuat laga nanti berjalan sulit. Meski demikian, ia tetap optimistis Thom Haye dan rekan-rekan mampu menampilkan permainan terbaik, terlebih dengan dukungan penuh publik GBLA. Menurutnya, Persib saat ini cukup solid di lini pertahanan, meski Persija unggul dari sisi produktivitas gol.
“Saat ini kami lebih baik di pertahanan, tetapi mereka juga unggul dalam jumlah gol di paruh musim ini,” tambahnya.
Menghadapi laga penentuan tersebut, Hodak berharap magis Bobotoh bisa menjadi pembeda. Ia menilai dukungan suporter akan memberikan dorongan mental yang besar bagi timnya untuk meraih kemenangan.
“Kami punya keuntungan bermain di kandang. Stadion akan penuh, Bobotoh ada di belakang kami, dan saya berharap kami bisa mendapatkan hasil yang positif besok,” katanya.
Di sisi lain, Persija Jakarta datang ke Bandung dengan keyakinan tinggi. Pelatih Persija, Mauricio Souza, memastikan timnya tidak akan gentar meski harus bermain di kandang Persib yang dikenal angker bagi tim tamu.
“Kami tahu kualitas Persib. Mereka adalah tim dengan prestasi yang bagus di kompetisi ini, memiliki pemain-pemain berkualitas dan beberapa pemain dari tim nasional Indonesia,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Namun, Souza menegaskan kepercayaan penuhnya terhadap skuad Macan Kemayoran. Menurutnya, Persija memiliki tim yang solid dan siap memberikan perlawanan sengit demi meraih hasil maksimal.
“Persib adalah tim yang kuat, tetapi saya percaya dengan kemampuan tim kami sendiri. Kami memiliki skuad yang solid dan tentunya ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa,” pungkasnya.
Derbi Persib kontra Persija kali ini bukan hanya pertaruhan tiga poin, melainkan juga harga diri, sejarah rivalitas, dan ambisi menutup putaran pertama Super League 2025/26 sebagai penguasa klasemen.

