Corong Sukabumi

Touring Ngabumi Session 4: Aksi Bersama Promosikan Wisata dan Budaya Sukabumi, Ini Rutenya

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar (Tengah) | Foto: Ist

JUBIRTVNEWS.COM – Sekitar 2.000 peserta akan ikut ambil bagian dalam Touring Ngabumi Session 4, salah satu agenda utama dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155. Kegiatan ini akan digelar pada Sabtu (25/10/2025), dengan menempuh rute sejauh 95 kilometer dari Kantor Benglat Dinas Pekerjaan Umum hingga Kawasan Wisata Ujung Genteng.

Mengusung tema “Sing Nyaah Ka Sukabumi, Gerak Nyaah Ka Rahayat”, kegiatan ini bukan sekadar touring biasa. Di sepanjang lintasan, peserta akan disuguhi berbagai aktivitas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pelayanan publik, kegiatan sosial, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi kreatif.

Di waktu bersamaan, juga akan digelar Fun Rally kendaraan roda empat yang mengambil titik start di Pusbang Da’i dan berakhir di lokasi yang sama, yakni Ujunggenteng.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah yang dilalui.

“Touring Ngabumi menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Setiap titik perhentian akan diisi layanan publik, transaksi UMKM, hingga pertunjukan budaya lokal. Ajang ini juga memperkuat citra Sukabumi sebagai daerah yang ramah dan layak dikunjungi,” ujar Ali Iskandar.

Rangkaian kegiatan dibagi menjadi enam etape dengan lima pit stop yang menghadirkan pelayanan langsung di lapangan. Setiap titik perhentian akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti peresmian dan peninjauan infrastruktur, layanan kesehatan dan administrasi publik, bazar UMKM, pagelaran budaya, serta aksi konservasi lingkungan.

Setiap lokasi dirancang sebagai ruang interaksi antara peserta dan masyarakat setempat. Produk-produk kreatif lokal akan ditampilkan, komunitas dilibatkan, dan suasana destinasi dihidupkan melalui sambutan warga yang hangat. Dengan konsep tersebut, manfaat kegiatan tersebar di sepanjang jalur lintasan, mendorong perputaran ekonomi lokal sekaligus memperkuat citra jalur wisata menuju pesisir selatan Sukabumi.

Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga sosial, organisasi profesi, hingga komunitas lokal.

Touring Ngabumi Session 4 menjadi bagian penting dari perayaan HJKS ke-155 yang tidak hanya menonjolkan kemeriahan, tetapi juga nilai kebermanfaatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kebiasaan baik dalam pelayanan publik yang lebih dekat, peningkatan daya saing UMKM, serta kebanggaan masyarakat sebagai tuan rumah yang ramah terhadap wisatawan.

Dengan momentum ini, Kabupaten Sukabumi meneguhkan diri sebagai daerah yang nyaman dikunjungi, dengan layanan publik yang meningkat, ekonomi kreatif yang berdaya saing, serta sinergi antarpihak yang solid. Semua itu berpadu dalam semangat menuju Sukabumi yang Mubarakah.

Rute Touring Ngabumi Session 4

Touring Ngabumi Session 4 akan dimulai dari halaman parkir Benglat, Jalan Pangleseran–Cibatu No. 20, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cikembar, pada pukul 06.00 WIB sebagai titik kumpul sebelum keberangkatan.

Pada pukul 06.30 WIB mulai dari titik start, rombongan akan melintasi jalur Pangleseran–Cibatu–Bojonglopang sejauh kurang lebih 23,4 kilometer dan berhenti di Alun-alun Jampangtengah untuk kegiatan bakti sosial.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke rute Lengkong–Cijaksa Mataram sejauh sekitar 20,6 kilometer. Peserta akan beristirahat di Masjid Birrul Walidain sebagai pit stop kedua. Setelah itu, rombongan menuju Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, dengan jarak tempuh sekitar 27,9 kilometer. Di lokasi ini juga kembali digelar kegiatan sosial.

Etape terakhir akan melewati rute Lodaya–Curug Luhur–Jaringao–Cibuaya sebelum akhirnya finish di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap. Total jarak yang akan ditempuh seluruh peserta mencapai sekitar 96,5 kilometer.

Gmbar Rute Touring Ngabumi Session 4 | Foto: Ig/@dispar_kab.sukabumi
Exit mobile version