CORONGSUKABUMI.com β Momentum Hari Raya Idulfitri yang identik dengan kebahagiaan dan silaturahmi berubah menjadi suasana duka di Kabupaten Sukabumi. Dalam kurun waktu satu hari, Sabtu (21/3/2026), dua warga di lokasi berbeda ditemukan meninggal dunia di dalam rumah mereka, memicu keprihatinan masyarakat sekitar.
Peristiwa pertama terjadi di Kampung Lebaksiuh RT 15/05, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Korban berinisial MAC (46), seorang buruh harian lepas, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya.
Jenazah MAC pertama kali ditemukan oleh sepupunya, Rudi Saepul Bahtiar, yang datang untuk bersilaturahmi sekaligus memastikan kondisi korban yang diketahui tengah sakit. Kecurigaan muncul saat korban tidak merespons panggilan.
βSaksi curiga karena tidak ada respons saat dipanggil. Setelah mengintip dari tirai jendela yang terbuka, korban terlihat dalam posisi telungkup dengan kondisi tubuh yang sudah membengkak,β ujar Petugas P2BK Parakansalak, Jujun Juaeni.
Berdasarkan informasi medis, korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi pada 11 Maret lalu akibat penyakit jantung dan gangguan hati. Namun, korban diketahui pulang tanpa izin medis. Hasil pemeriksaan dari pihak Puskesmas Parakansalak tidak menemukan adanya tanda kekerasan, dan korban diduga telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.
Selang beberapa jam kemudian, kejadian serupa kembali terjadi di wilayah Kecamatan Cisolok. Tepatnya di Kampung Marinjung Hilir RT 002/003, Desa Karangpapak, sekitar pukul 16.45 WIB, seorang lansia bernama Yayan Suryana (70) ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya.
Kapolsek Cisolok, AKP Bayu Saeful Bahari, menjelaskan bahwa penemuan tersebut bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau tidak sedap serta tidak melihat korban mengikuti salat berjamaah di masjid selama beberapa hari terakhir.
βWarga berinisiatif membuka pintu kontrakan setelah meminta izin pemilik. Saat diintip melalui ventilasi, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan sudah mengeluarkan aroma tidak sedap,β ungkapnya.
Tim Inafis Polres Sukabumi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui memiliki riwayat penyakit kronis seperti jantung, asma, dan gangguan lambung. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Dalam kedua kejadian tersebut, pihak keluarga masing-masing korban menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.
Jenazah MAC langsung dimakamkan di pemakaman keluarga di wilayah Parakansalak. Sementara itu, jenazah Yayan sempat dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses pemulasaraan sebelum akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Karangpapak.
Aparat setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya kepada warga yang tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Lebaran Kelabu di Sukabumi, 2 Warga Ditemukan Meninggal Dunia dalam Sehari










