Beranda / Lifestyle / Jangan Panik, Ini Cara Kurangi Risiko Darah Tinggi Setelah Makan Daging Kurban

Jangan Panik, Ini Cara Kurangi Risiko Darah Tinggi Setelah Makan Daging Kurban

CORONGSUKABUMI.com – Perayaan Idul Adha sering identik dengan berbagai hidangan berbahan daging seperti sate, gulai, tongseng, hingga rendang. Dalam beberapa hari, konsumsi daging merah dan makanan bersantan biasanya meningkat dibanding hari biasa.

Akibatnya, sebagian orang mulai mengeluhkan tekanan darah naik, tubuh terasa berat, sakit kepala, hingga mudah lelah setelah terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan garam.

Karena itu, menjaga pola makan dan gaya hidup setelah Idul Adha menjadi hal penting untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Perbanyak Minum Air Putih

Salah satu langkah sederhana yang penting dilakukan setelah banyak makan daging adalah memperbanyak konsumsi air putih.

Cairan membantu tubuh tetap terhidrasi dan mendukung proses metabolisme setelah mengonsumsi makanan tinggi protein dan lemak.

Selain itu, air putih juga membantu mengurangi konsumsi minuman manis atau bersoda yang justru dapat menambah asupan kalori.

Baca Juga :  Ingin Lebih Tenang Menghadapi Masalah? Ini 5 Cara untuk Melatih Kematangan Emosional

Kurangi Makanan Berlemak dan Bersantan

Setelah beberapa hari makan daging, masyarakat dianjurkan mulai mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak dan santan.

Mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh dan makanan asin dapat memengaruhi tekanan darah jika dilakukan terus-menerus.

Sebagai alternatif, pilih makanan yang lebih ringan seperti:

– Sayur bening
– Sup rendah lemak
– Buah segar
– Makanan rebus atau kukus
– Perbanyak Buah dan Sayur

Buah dan sayuran mengandung serat, vitamin, serta mineral yang membantu menjaga keseimbangan tubuh setelah konsumsi makanan berat.

Beberapa buah yang cukup sering dianjurkan antara lain:

– Pisang
– Semangka
– Jeruk
– Pepaya
– Apel

Sementara sayuran hijau membantu menambah asupan serat dan membuat pola makan lebih seimbang.

Batasi Garam dan Jeroan

Baca Juga :  Jangan Asal Masak, Ini Cara Mengolah Daging Kurban bagi Penderita Kolesterol

Selain daging merah, konsumsi jeroan dan makanan terlalu asin juga perlu dibatasi, terutama bagi penderita tekanan darah tinggi.

Garam berlebih dapat meningkatkan tekanan darah jika dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah tinggi.

Hypertension menjadi salah satu penyakit yang cukup banyak dialami masyarakat dan sering dipengaruhi pola hidup tidak sehat.

Tetap Aktif Bergerak

Setelah banyak makan, tubuh tetap perlu bergerak agar metabolisme berjalan lebih baik.

Aktivitas ringan seperti:

– Jalan kaki
– Bersepeda santai
– Stretching
– Senam ringan

cukup membantu tubuh tetap aktif dan menjaga kebugaran.

Selain itu, olahraga rutin juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil jika dilakukan secara konsisten.

Hindari Langsung Tidur Setelah Makan

Kebiasaan langsung tidur atau rebahan setelah makan besar juga sebaiknya dihindari.

Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan, sehingga bergerak ringan setelah makan dinilai lebih baik dibanding langsung beristirahat total.

Baca Juga :  Temulawak Jadi Salah Satu Herbal Tradisional Favorit, Ini Beragam Manfaatnya

Perhatikan Gejala yang Muncul

Jika setelah konsumsi daging berlebihan muncul gejala seperti:

– Pusing berat
– Nyeri dada
– Sesak napas
– Tekanan darah sangat tinggi
– Tubuh terasa lemas berlebihan

maka sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga kesehatan.

Karena dalam beberapa kasus, tekanan darah tinggi dapat memicu gangguan kesehatan yang lebih serius jika tidak ditangani.

Pola Hidup Seimbang Jadi Kunci

Mengonsumsi daging kurban sebenarnya tetap aman jika dilakukan dalam jumlah wajar dan diimbangi pola hidup sehat.

Karena itu, menjaga asupan makanan, mengurangi lemak berlebih, memperbanyak buah dan sayur, serta rutin bergerak menjadi langkah penting untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil setelah Idul Adha.

sumber: berbagai sumber

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru