CORONGSUKABUMI.com – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, masih menghadapi kendala. Titik api yang sebelumnya berhasil dipadamkan kembali bermunculan dari dalam timbunan sampah.
Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari cuaca panas, angin kencang, hingga material sampah yang mudah terbakar. Panas yang masih tersimpan di bagian dalam timbunan membuat api sulit benar-benar padam.
Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sukabumi, Ujang Rustiandi, mengatakan petugas masih mengalami kesulitan untuk menghentikan kemunculan titik-titik api di lokasi.
Menurutnya, panas yang tersimpan di bawah timbunan sampah serta dugaan adanya gas dari material tertentu membuat api dapat kembali muncul setelah sebelumnya berhasil dipadamkan.
“Lahannya masih panas, kita masih ada ada kesulitan untuk menghentikan titik-titik api. Ini kan lokasinya ada bahan-bahan plastik yang bikin ada unsur gas sehingga api itu tidak serta merta mati,” kata Rustiandi, Senin (28/9/2026).
Petugas pemadam kebakaran terus melakukan penyisiran dan pemadaman terhadap titik-titik api yang terlihat. Namun, kondisi di lapangan membuat proses tersebut harus dilakukan berulang kali.
Rustiandi mengatakan, setelah kobaran api berhasil dipadamkan, asap terkadang kembali muncul dari dalam tumpukan sampah. Kemunculan asap tersebut kemudian diikuti munculpersulit proses pemadaman. Rustiandi menyebut kondisi di sekitar TPA Cikundul masih terasa panas meski sejumlah wilayah lain di Kota Sukabumi telahnya titik api baru.
“Ketika api padam, tiba-tiba muncul lagi asap. Ketika asap muncul, muncul lagi api,” imbuhnya.
Selain kondisi timbunan sampah, faktor cuaca juga turut mempersulit proses pemadaman. Rustiandi menyebut kondisi di sekitar TPA Cikundul masih terasa panas meski sejumlah wilayah lain di Kota Sukabumi telah diguyur hujan pada Minggu (27/9/2026).
Kondisi tersebut membuat material sampah yang terbakar tetap mudah memunculkan kembali titik api. Hembusan angin di sekitar lokasi juga dapat membuat api yang awalnya kecil kembali membesar danandi menjelaskan, kebakaran di TPA Cikundul terjadi di dua lokasi berbeda. Kedua titik tersebut berada di zona tidak aktif, yakni area yang sudah tidak digunakan sebagai lokasi merambat.
“Cuacanya juga, ketika tempat-tempat lain hujan, di sini masih terasa panas. Sehingga kita agak sedikit kesulitan dalam hal untuk memadamkan api. Angin juga ada,” ujarnya.
Rustiandi menjelaskan, kebakaran di TPA Cikundul terjadi di dua lokasi berbeda. Kedua titik tersebut berada di zona tidak aktif, yakni area yang sudah tidak digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah.
Kebakaran pertama terjadi pada Sabtu. Petugas kemudian melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.
Namun, kondisi panas di dalam timbunan membuat proses pemantauan dan pemadaman tetap dilakukan. Kemunculan asap dan titik api baru menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi petugas di lapangan.
Sumber Jubirtvnews.com:Β Titik Api Terus Bermunculan di TPA Cikundul Sukabumi, Petugas Ungkap Faktor yang Persulit Pemadaman









