CORONGSUKABUMI.com – Wajah baru Lapang Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mulai dipersiapkan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menata kawasan tersebut menjadi alun-alun sekaligus ruang terbuka publik yang diharapkan dapat menjadi identitas baru bagi masyarakat Cibadak.
Penataan Lapang Sekarwangi dilakukan dengan konsep ruang terbuka publik. Meski dimodernisasi dan dilengkapi berbagai fasilitas, fungsi utama lapangan tetap dipertahankan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan penataan tersebut tidak akan menghilangkan fungsi utama Lapang Sekarwangi. Pemerintah justru berupaya memberikan fungsi yang lebih beragam pada kawasan tersebut.
βTidak akan berubah fungsi secara utuh total. Tetapi kita mencoba memodernisasikan sehingga menjadi ikonik dan menjadi identitas baru warga masyarakat Cibadak,β kata Sendi.
Menurut Sendi, Lapang Sekarwangi memiliki nilai historis bagi masyarakat Cibadak. Karena itu, proses penataan tetap memperhatikan identitas lokal yang selama ini melekat pada kawasan tersebut.
Selain menjadi ruang interaksi, kawasan itu nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari berolahraga, bersantai, bercengkerama hingga menjadi lokasi pertemuan warga.
Keberadaan ruang publik tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya.
βJadi bagaimana menjadikan sebuah lokasi tempat pertemuan masyarakat yang bisa meningkatkan selain perputaran ekonomi, meningkatkan ukhuwah atau paguyubannya, sosial, budaya, termasuk juga olahraga dan lain-lain,β ujarnya.
Sendi menjelaskan, pada tahap awal penataan, pemerintah akan membangun sejumlah fasilitas pendukung. Fasilitas tersebut di antaranya jogging track, area food court, sarana olahraga, serta mempercantik bagian gerbang depan Lapang Sekarwangi.
Penataan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan ruang publik yang lebih modern, tetapi juga tetap menjaga karakter dan nilai budaya lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Cibadak.
βIni sudah diharapkan sejak lama dan ini menjadi identitas untuk masyarakat Cibadak tanpa menghilangkan identitas budaya lokalnya,β katanya.
Menurut Sendi, pembangunan ruang terbuka publik tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada satu aspek. Unsur sosial dan ekonomi diharapkan dapat berjalan beriringan dalam penataan kawasan.
βPembangunan secara sosialnya ada, pembangunan secara ekonominya juga ada, penanganan kebencanaannya juga ada. Hanya kebetulan sektor yang sedang kami garap di bidang unit kerja saya hari ini, itu ialah mengagendakan bagaimana lapangan interaksi bisa terjadi,β pungkasnya.









