Beranda / Daerah / Nasib 15 Warga Sukabumi di Tarakan Terbantu, DPRD dan Polres Bantu Pemulangan

Nasib 15 Warga Sukabumi di Tarakan Terbantu, DPRD dan Polres Bantu Pemulangan

CORONGSUKABUMI.com – Sebanyak 15 warga Kabupaten Sukabumi yang sempat terlantar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, akhirnya mendapat bantuan untuk kembali ke kampung halaman. Mereka sebelumnya berangkat ke Kalimantan dengan harapan memperoleh pekerjaan sebagai penyadap karet.

Namun, kondisi pekerjaan yang mereka temui di lapangan disebut tidak sesuai dengan tawaran yang diterima sebelum keberangkatan. Para pekerja mengaku dijanjikan penghasilan sekitar Rp3,9 juta per bulan, berikut fasilitas tempat tinggal, beras, dan perlengkapan dapur.

Setelah sekitar satu bulan bekerja, para warga tersebut memilih meninggalkan lokasi karena menilai pekerjaan dan sistem pengupahan yang dijalani tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Persoalan muncul ketika mereka hendak kembali ke Sukabumi. Ketiadaan biaya perjalanan membuat belasan warga tersebut akhirnya tertahan dan terlantar di Kota Tarakan.

Baca Juga :  DPRD Sukabumi Rampungkan Raperda Tanah Terlantar, Dorong Pemanfaatan Lahan Produktif

Kondisi itu kemudian mendapat perhatian Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita. Ia berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi, untuk membantu proses pemulangan warga tersebut.

Salah seorang warga, Ujang Pijey, menyampaikan rasa syukur setelah mendapat bantuan sehingga dirinya bersama warga lainnya dapat kembali ke Sukabumi.

β€œKami warga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang terlantar di Tarakan, Kalimantan Utara karena tidak bisa pulang. Alhamdulillah hari ini kami bisa pulang berkat bantuan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Bapak Hamzah Gurnita dari PKB dan Kapolres Sukabumi Bapak AKBP Benny Cahyadi,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Ujang juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang ikut membantu kepulangan mereka.

β€œKami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar PKB, Ketua DPRD, Kapolres Sukabumi, serta komunitas Bagong Mogok karena dengan bantuan beliau semua, kami akhirnya bisa pulang ke kampung halaman,” katanya.

Baca Juga :  Belasan Pelajar Positif Narkoba saat Ikut Demo di Kota Sukabumi, Kini Jalani Rehabilitasi

Dari 15 warga yang mengalami persoalan tersebut, 10 orang diketahui berasal dari Kecamatan Simpenan, empat orang dari Kecamatan Warungkiara, dan satu orang dari Kecamatan Cibadak.

Hamzah Minta Warga Lebih Waspada

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita mengaku prihatin atas kejadian yang dialami belasan warga tersebut. Menurutnya, persoalan itu harus menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih cermat ketika menerima tawaran pekerjaan, terutama di luar daerah.

Hamzah mengingatkan masyarakat untuk terlebih dahulu memastikan legalitas perusahaan, kejelasan sistem pengupahan, fasilitas yang diberikan, serta kondisi pekerjaan sebelum memutuskan berangkat.

β€œKita tentu prihatin ketika warga kita berangkat dengan harapan mendapatkan pekerjaan, tetapi di lapangan ternyata tidak sesuai dengan yang disampaikan. Ini harus menjadi perhatian agar masyarakat tidak mudah menerima tawaran pekerjaan tanpa mengetahui secara jelas legalitas dan kondisi pekerjaannya,” ujar Hamzah.

Baca Juga :  Target 20 Titik Selama Ramadan, Program SABUMI Disiapkan Tekan Lonjakan Harga Pangan

Menurutnya, perlindungan terhadap warga Sukabumi yang bekerja di luar daerah juga perlu menjadi perhatian pemerintah daerah bersama DPRD. Koordinasi dan pengawasan dinilai penting agar masyarakat tidak kembali mengalami persoalan serupa.

β€œYang paling penting saat ini warga bisa kembali dengan selamat. Setelah itu, persoalan mengenai pekerjaan dan pihak yang menawarkan pekerjaan tersebut harus menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sumber Jubirtvnews.com:Β 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kalimantan, DPRD dan Polres Bantu Proses Pemulangan

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru