CORONGSUKABUMI.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan terbaring lemah dengan luka lebam di sekujur tubuhnya viral di media sosial dan mengundang keprihatinan luas. Perempuan tersebut diketahui bernama Dewi (37), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang saat ini dirawat di rumah sakit di Dubai, Uni Emirat Arab.
Dewi diduga menjadi korban penganiayaan oleh majikannya selama bekerja di luar negeri. Dalam video yang beredar, tampak kondisi korban memprihatinkan dengan lebam di wajah, tangan, hingga kaki. Narasi yang menyertai video menyebutkan bahwa korban juga tidak menerima gaji selama bekerja.
Informasi yang beredar menyebutkan, dugaan kekerasan kerap terjadi ketika Dewi meminta haknya untuk mengirimkan uang kepada keluarga di Indonesia. Akibat perlakuan tersebut, korban dilaporkan mengalami luka serius, bahkan disebut-sebut menderita patah tulang di beberapa bagian tubuh.
Pemilik akun Facebook Nayla Arsyad, Yani (34), membenarkan bahwa perempuan dalam video tersebut adalah warga Sukabumi. Ia mengaku mendapatkan informasi langsung dari rekannya yang berada di rumah sakit yang sama dengan korban.
βTeman saya satu ruangan dengan Teh Dewi. Dari ceritanya, kondisi korban sangat memprihatinkan dan mengaku sering disiksa majikannya,β ujar Yani saat dihubungi, Senin (23/2/2026).
Berdasarkan penelusuran, Dewi merupakan warga asli Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Ia sempat menetap di Agrabinta, Kabupaten Cianjur, mengikuti suaminya sebelum berangkat bekerja ke luar negeri. Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di Rashid Hospital.
Pihak keluarga di kampung halaman mengaku masih diliputi kecemasan. Hingga kini, mereka belum menerima informasi resmi terkait kondisi medis terbaru Dewi maupun perkembangan proses hukum terhadap terduga pelaku di luar negeri.
Kepala Desa Rambay, Yanto, mengatakan pemerintah desa telah berupaya berkoordinasi dengan keluarga korban. Namun keterbatasan informasi dari luar negeri membuat pihak desa belum dapat memastikan langkah lanjutan yang akan ditempuh.
βKami masih menunggu kejelasan. Keluarga berharap ada pendampingan nyata agar korban mendapat perlindungan maksimal,β kata Yanto.
Beredar informasi bahwa kasus tersebut telah ditangani oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Dubai dan majikan korban disebut telah diamankan oleh aparat setempat. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi terkait perkembangan kondisi korban maupun proses hukum yang berjalan.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Sejumlah pihak mendesak pemerintah untuk memastikan pendampingan hukum dan perlindungan maksimal, serta memperkuat pengawasan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi terhadap PMI lainnya.
Sumber Jubirtvnews.com:Β PMI Asal Tegalbuleud Sukabumi Terbaring Lemah di Dubai, Diduga Dianiaya Majikan










