CORONGSUKABUMI.com โ Makanan pedas sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak anak muda. Mulai dari seblak, mi instan pedas, bakso mercon, hingga berbagai jajanan dengan level cabai tertentu terus diminati karena memberikan sensasi tersendiri saat disantap.
Bahkan, tidak sedikit orang yang merasa kurang puas jika makanan yang dikonsumsi tidak terasa pedas. Namun di balik kenikmatannya, konsumsi makanan pedas secara berlebihan dan terlalu sering juga dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan.
Sejumlah ahli kesehatan menyebut makanan pedas sebenarnya aman dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun jika berlebihan, terutama bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, efeknya bisa cukup mengganggu.
Dapat Memicu Gangguan Lambung
Salah satu dampak yang paling sering dirasakan akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas adalah gangguan pada sistem pencernaan.
Mengutip dari salah satu sumber, kandungan capsaicin, yaitu senyawa yang memberikan rasa pedas pada cabai, dapat memicu iritasi pada sebagian orang yang sensitif.
Akibatnya, seseorang bisa mengalami:
โ Nyeri ulu hati
โ Perut terasa panas
โ Mual
โ Kembung
โ Gangguan lambung
Makanan pedas dapat memperburuk gejala pada sebagian orang yang memiliki gangguan pencernaan tertentu.
Bisa Menyebabkan Diare
Tidak sedikit orang yang mengalami buang air besar lebih sering setelah mengonsumsi makanan yang sangat pedas.
Hal ini terjadi karena capsaicin dapat mempercepat pergerakan usus sehingga proses pencernaan berlangsung lebih cepat dari biasanya.
Akibatnya, sebagian orang dapat mengalami diare atau rasa tidak nyaman pada perut setelah makan makanan yang terlalu pedas.
Membuat Kualitas Tidur Terganggu
Kebiasaan mengonsumsi makanan pedas menjelang waktu tidur juga dapat menimbulkan masalah.
Melansir berbagai sumber, beberapa penelitian menunjukkan makanan pedas berpotensi menyebabkan rasa tidak nyaman di perut yang dapat mengganggu kualitas tidur.
Selain itu, sensasi panas yang muncul setelah makan pedas juga membuat sebagian orang lebih sulit beristirahat dengan nyaman.
Tidak Semua Orang Memiliki Toleransi yang Sama
Perlu dipahami bahwa kemampuan tubuh dalam menerima makanan pedas berbeda-beda.
Ada orang yang dapat mengonsumsi cabai dalam jumlah banyak tanpa masalah berarti, tetapi ada pula yang langsung mengalami gangguan pencernaan meski hanya mengonsumsi sedikit makanan pedas.
Karena itu, penting untuk mengenali batas toleransi tubuh masing-masing dan tidak memaksakan diri hanya karena mengikuti tren atau tantangan makanan pedas.
Tetap Boleh Makan Pedas, Asal Tidak Berlebihan
Makanan pedas bukan sesuatu yang harus dihindari sepenuhnya. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan cabai mengandung antioksidan dan sejumlah nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun, kuncinya adalah konsumsi secara wajar dan seimbang.
Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:
โ Tidak mengonsumsi makanan pedas setiap hari
โ Mengurangi level kepedasan jika mulai muncul keluhan
โ Mengimbangi dengan sayur dan buah
โ Memperbanyak minum air putih
โ Menghindari makan pedas saat perut kosong
โ Jangan Abaikan Keluhan yang Muncul
Jika setelah mengonsumsi makanan pedas sering muncul keluhan seperti nyeri lambung, mual, diare berkepanjangan, atau gangguan pencernaan lainnya, sebaiknya kondisi tersebut tidak diabaikan.
Konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu mengetahui penyebab pasti dan langkah penanganan yang sesuai.
sumber: berbagai sumber

