CORONGSUKABUMI.com – Viralnya video warga Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, yang terpaksa menandu seorang ibu pascamelahirkan sejauh berkilo-kilometer akibat jalan rusak, memicu perhatian publik terhadap kondisi infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, angkat bicara dan memastikan bahwa ruas jalan Bangbayang sebenarnya telah masuk dalam skema perencanaan pembangunan tahun anggaran 2026.
Uus menjelaskan, perbaikan jalan tersebut telah diusulkan dan tercatat dalam dokumen perencanaan. Namun demikian, realisasi penanganannya nanti akan sangat bergantung pada kemampuan dan ketersediaan anggaran daerah.
βUntuk jalan di Bangbayang itu sudah masuk perencanaan 2026. Tinggal nanti panjang penanganannya tergantung anggaran yang tersedia. Yang jelas, jalannya sudah dalam proses,β ujar Uus saat ditemui di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/12/2025).
Ia mengungkapkan, DPU Kabupaten Sukabumi saat ini tengah menyusun skala prioritas pembangunan infrastruktur jalan. Penentuan prioritas dilakukan dengan mempertimbangkan akses-akses vital yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat serta pelayanan dasar, khususnya layanan kesehatan.
Menurutnya, pihak DPU memahami keresahan masyarakat, terlebih setelah muncul insiden darurat yang memaksa warga menandu pasien maupun ibu hamil akibat akses jalan yang tidak memungkinkan dilalui kendaraan.
βKami tentu memahami kondisi di lapangan. Semua usulan dari desa dan kecamatan kami tampung, lalu disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,β jelasnya.
Uus juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal rencana perbaikan infrastruktur tersebut agar dapat direalisasikan sesuai jadwal yang telah direncanakan. Ia berharap masyarakat dapat bersabar sembari proses perencanaan dan penganggaran berjalan.
βSabar dulu, mudah-mudahan di 2026 bisa direalisasikan sesuai kemampuan anggaran,β pungkasnya.










