Beranda / Lifestyle / Puasa Bukan Jaminan Turun Berat Badan, Ini Alasan Timbangan Justru Naik Saat Ramadan

Puasa Bukan Jaminan Turun Berat Badan, Ini Alasan Timbangan Justru Naik Saat Ramadan

CORONGSUKABUMI.com – Bulan Ramadan sering dianggap sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki pola makan sekaligus menurunkan berat badan. Waktu makan yang terbatas hanya saat sahur dan berbuka membuat banyak orang yakin asupan kalori otomatis berkurang. Namun pada praktiknya, tidak sedikit yang justru mendapati angka timbangan naik setelah beberapa pekan berpuasa.

Kondisi ini bukan tanpa sebab. Perubahan ritme harian selama Ramadan, mulai dari pola makan, jenis hidangan, hingga jam tidur dapat memengaruhi metabolisme tubuh. Jika tidak disikapi dengan tepat, kebiasaan yang tampak sepele justru berkontribusi terhadap penambahan berat badan.

Asupan Kalori Berlebih Saat Berbuka

Setelah menahan lapar dan haus seharian, banyak orang cenderung β€œbalas dendam” saat waktu berbuka tiba. Hidangan manis dan tinggi lemak seperti kolak, minuman bersirup, gorengan, hingga makanan bersantan sering dikonsumsi sekaligus dalam porsi besar.

Baca Juga :  Aktivitas Tetap Padat Saat Ramadan? Siapkan Menu Sekaligus Jadi Cara Praktis Sahur dan Berbuka

Lonjakan gula darah akibat konsumsi makanan manis berlebihan dapat memicu peningkatan hormon insulin. Jika energi yang masuk tidak digunakan, tubuh akan menyimpannya sebagai cadangan lemak. Kebiasaan makan dalam jumlah besar dalam waktu singkat juga membuat kontrol porsi menjadi sulit.

Sahur Tidak Mengenyangkan dan Minim Gizi

Sahur berperan penting dalam menjaga kestabilan energi sepanjang hari. Namun sebagian orang hanya mengandalkan karbohidrat sederhana seperti nasi putih atau mi instan tanpa tambahan protein dan serat.

Padahal, kombinasi protein, lemak sehat, serta serat dari sayur dan buah membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Tanpa komposisi gizi seimbang, rasa lapar saat berbuka bisa menjadi lebih intens sehingga memicu makan berlebihan.

Aktivitas Menurun, Kalori Tetap Tinggi

Perubahan jadwal selama Ramadan kerap membuat aktivitas fisik berkurang. Rasa lemas dijadikan alasan untuk tidak berolahraga sama sekali. Sementara itu, pola konsumsi makanan justru meningkat, terutama saat malam hari.

Baca Juga :  Merasa Hidup Terasa Terbebani? Ini 4 Kebiasaan yang Perlu Dihindari

Ketidakseimbangan antara energi masuk dan energi yang dibakar inilah yang menyebabkan penumpukan lemak. Padahal, olahraga ringan seperti jalan santai, bersepeda ringan, atau peregangan setelah berbuka dapat membantu menjaga metabolisme tetap aktif.

Kurang Tidur dan Gangguan Hormon

Jam tidur yang bergeser akibat sahur dan aktivitas malam dapat memengaruhi hormon pengatur rasa lapar, seperti ghrelin dan leptin. Kurang tidur diketahui dapat meningkatkan nafsu makan serta kecenderungan memilih makanan tinggi gula dan lemak.

Jika pola ini berlangsung hampir setiap hari selama Ramadan, risiko kenaikan berat badan menjadi lebih besar meskipun frekuensi makan sebenarnya lebih sedikit dibanding hari biasa.

Ngemil Tanpa Disadari di Malam Hari

Selain makan besar saat berbuka, kebiasaan mengonsumsi camilan setelah tarawih juga sering luput dari perhatian. Biskuit, keripik, kue kering, hingga minuman manis yang disantap sambil bersantai dapat menyumbang tambahan kalori yang cukup signifikan.

Baca Juga :  Musim Hujan Mulai Intens, Ini 8 Tips untuk Nikmati Liburan di Sukabumi dengan Aman dan Nyaman

Karena dikonsumsi secara rutin setiap malam, total kalori yang masuk selama sebulan bisa melebihi kebutuhan harian tubuh.

Momentum Perbaikan Pola Hidup

Agar berat badan tetap stabil selama Ramadan, kunci utamanya adalah pengendalian porsi dan pemilihan menu yang lebih bijak. Membuka puasa dengan air putih dan kurma secukupnya, menghindari makanan berlemak berlebihan, serta memastikan sahur mengandung protein dan serat dapat membantu menjaga keseimbangan energi.

Menjaga aktivitas fisik ringan dan mengatur waktu tidur juga berperan penting dalam mendukung metabolisme. Dengan pola yang tepat, Ramadan justru bisa menjadi momentum membangun gaya hidup yang lebih sehat, bukan sebaliknya.

Sumber Jubirtvnews.com: Puasa Tapi Berat Badan Naik? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!