Beranda / Daerah / Operasional SPPG Cibadak 02 Sukabumi Disetop Sementara Usai Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SD

Operasional SPPG Cibadak 02 Sukabumi Disetop Sementara Usai Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SD

CORONGSUKABUMI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak 02, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menyusul dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa sekolah dasar penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan tersebut diambil sambil menunggu hasil investigasi serta pemeriksaan laboratorium terkait penyebab pasti insiden tersebut.

Penghentian operasional dilakukan setelah muncul dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa SDN Bojongkoneng, Kecamatan Cibadak, pada Selasa (28/7/2026). Dalam penelusuran awal, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menemukan susu kotak yang diduga sudah basi dan melewati masa kedaluwarsa. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil uji laboratorium.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Sukabumi, Firman Juliansyah, mengatakan operasional SPPG Cibadak 02 resmi dihentikan sementara mulai Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Semarak HJKS ke-155: Ribuan Warga Tumpah Ruah di CFD, Senam Gurilaps, dan Jalan Santai

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung dari BGN Pusat yang disampaikan melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG).

Firman menjelaskan, dalam petunjuk teknis terbaru terdapat dua mekanisme penanganan apabila terjadi kejadian luar biasa atau insiden dalam pelaksanaan Program MBG.

Apabila kejadian hanya terjadi di satu sekolah, penghentian distribusi makanan dilakukan khusus untuk sekolah tersebut.

“Kalau ada kejadian di satu sekolah, maka penyaluran ke sekolah itu saja yang dihentikan. Itu sudah dilakukan dari hari Rabu untuk sekolah tersebut, SDN Bojongkoneng,” ujar Firman.

Namun, apabila kejadian melibatkan lebih dari satu sekolah atau membutuhkan pendalaman lebih lanjut, maka operasional dapur penyedia makanan dapat dihentikan sementara.

Baca Juga :  Dapur MBG Dilarang Pakai Gas 3 Kg hingga Beras Subsidi, BGN Siapkan Sanksi Tegas

“Kalau ada lebih dari dua sekolah, maka operasional dapurnya dihentikan. Saya berarti melaksanakan ketentuan pertama dulu. Kemarin dikonfirmasi dari pihak BGN, saya sampaikan kepada kepala SPPG-nya, mulai hari ini, Jumat, SPPG dihentikan sementara,” jelasnya.

Firman menegaskan, status penghentian operasional atau suspend terhadap SPPG Cibadak 02 masih bersifat sementara. Keputusan apakah dapur tersebut kembali beroperasi atau justru dihentikan secara permanen akan bergantung pada hasil kajian BGN, investigasi, serta hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

“Istilahnya kita sebut suspend. Apakah suspend-nya sementara atau permanen, kita masih menunggu kajian dari BGN serta hasil laboratorium dan penelusuran dari Dinas Kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  DKUKM dan DPMD Dampingi Bupati Sukabumi Hadiri Dialog Interaktif Koperasi Merah Putih di Bandung

Agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan, distribusi makanan bagi para penerima manfaat akan dialihkan ke dapur SPPG lain yang berada di sekitar wilayah Cibadak.

“Penerima manfaat dialihkan ke SPPG terdekat. Nantinya akan dibagi ke beberapa SPPG terdekat,” pungkas Firman.

Sebelumnya diberitakan, puluhan siswa SDN Bojongkoneng, Kecamatan Cibadak, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dan minuman dari Program Makan Bergizi Gratis. Dalam penelusuran awal, Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi menemukan susu kotak yang diduga basi dan telah melewati masa kedaluwarsa. Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Sumber Jubirtvnews.com: Buntut Dugaan Keracunan Puluhan Siswa SD, Operasional SPPG Cibadak 02 Sukabumi Dihentikan

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru