Beranda / Daerah / Gerusan Sungai Cidadap Makin Dekat ke Rumah Warga, Bupati Sukabumi Pastikan Ada Penanganan

Gerusan Sungai Cidadap Makin Dekat ke Rumah Warga, Bupati Sukabumi Pastikan Ada Penanganan

Traktir Kopi

CORONGSUKABUMI.com – Gerusan Sungai Cidadap di Kampung Leuwi Gadog, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kini mulai mengkhawatirkan warga. Setelah merusak lahan pertanian, gerusan sungai disebut semakin mendekati permukiman.

Kondisi tersebut membuat warga meminta pemerintah segera melakukan penanganan, termasuk menurunkan alat berat untuk mengatasi gerusan Sungai Cidadap.

Bupati Sukabumi Asep Japar (Asjap) mengatakan Pemkab Sukabumi telah mengusulkan penanganan Sungai Cidadap. Pemerintah daerah juga akan terus mendorong agar persoalan tersebut segera ditangani, terutama untuk melindungi lahan pertanian dan kehidupan warga.

Baca Juga :  Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi Rusak 114 Rumah, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

β€œKita sudah mengusulkan ya untuk Sungai Cidadap itu. Tetap kita juga akan terus berupaya supaya masyarakat itu nanti khususnya para petani jangan sampai nanti dengan kondisi itu kurang baik,” kata Asjap, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, normalisasi Sungai Cidadap akan menjadi salah satu perhatian pemerintah. Ia berharap penanganannya dapat masuk dalam anggaran sehingga kondisi sungai yang dikeluhkan warga bisa segera ditangani.

Baca Juga :  Diduga Cabuli Anak 15 Tahun, Polisi Bekuk Pemuda Cisaat Sukabumi saat Main di Rental PS

β€œInsya Allah itu akan diprioritaskan. Mudah-mudahan masuklah dalam anggaran,” ujarnya.

Saat ditanya apakah ada langkah untuk mempercepat penurunan alat berat, Bupati Asep memberikan jawaban tegas.

β€œYa, pasti itu,” tuturnya.

Sebelumnya, warga Leuwi Gadog mengungkapkan sekitar 30 hektare sawah terdampak material yang terbawa aliran Sungai Cidadap. Batu, kayu dan material lainnya menutup lahan yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.

β€œYang asalnya sawah, sekarang sudah jadi wahangan atau kali. Sudah bergantian dengan batu,” jelas Dadang Suherman, Ketua RT 02/RW 06 yang juga mewakili warga RT 13.

Baca Juga :  Menuju Revalidasi UNESCO, Tiga Aspek Strategis Jadi Fokus Utama CPUGGp Sukabumi

Kerusakan tersebut tidak hanya membuat petani kehilangan lahan untuk bercocok tanam. Buruh tani juga ikut kehilangan pekerjaan karena sawah yang biasanya menjadi tempat mereka bekerja sudah tidak bisa digarap.

β€œNganggur semua,” ucap Dadang.

Sumber Jubirtvnews.com:Β Gerusan Sungai Cidadap Kian Dekati Permukiman, Bupati Sukabumi Janjikan Penanganan

Traktir Kopi
Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru